---
id: bKeMMm2FfmHD
cluster_id: EOlYueK71qqW
title: Rupiah Amblas Tembus Rp 18.000! Media Asing Pun Tercengang, Menkeu Ngeles!
slug: rupiah-amblas-tembus-rp-18-000-media-asing-pun-tercengang-menkeu-ngeles
excerpt: Gila bro, Rupiah kita sudah babak belur tembus Rp 18.000 per dolar AS! Media
  China sampai Singapura pun kaget lihatnya. Menkeu bilang cuma isu, tapi ekonomi
  kita nyata-nyata terkapar.
category: rupiah
tags:
- rupiah
- ekonomi
- menkeu
- bank indonesia
- media asing
source_urls:
- https://www.kompas.com/tren/read/2026/06/05/080000465/media-china-dan-singapura-soroti-rupiah-tembus-rp-18.000-per-dollar-as?page=all
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/23oBzF6Q_568DbqyQ2vUHDkiLOI=/0x0:5000x3333/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c818d0ca91.png,0,-0,1)/data/photo/2026/04/24/69eaa064c7486.jpg
meta_title: Rupiah Tembus Rp 18.000, Media Asing Sorot Pelemahan, Menkeu Bilang Isu
meta_description: Rupiah amblas tembus Rp 18.000 per dolar AS! Media China dan Singapura
  soroti pelemahan ini. Menkeu Purbaya sebut hanya isu, BI berjanji jaga stabilitas.
  Bagaimana nasib ekonomi Indonesia?
canonical_url: https://berita.media/rupiah-amblas-tembus-rp-18-000-media-asing-pun-tercengang-menkeu-ngeles
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T14:02:31Z'
published_at: '2026-06-05T14:02:31Z'
---

Ceritanya begini. Rupiah kita, yang katanya mata uang kuat, ternyata baru saja dibantai habis-habisan. Kamis kemarin, angka Rp 18.000 per dolar AS itu dilewati begitu saja. Bukan cuma tembus, tapi amblas lebih parah dari pelemahan sepanjang sejarah Republik ini! Bayangkan, mata uang kita sejajar sama negara yang lagi krisis. Kompas

Yang bikin ngeri, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa malah nyalahin sentimen dan rumor. Katanya, ada isu kalau dia suruh bank stres test kalau rupiah di atas Rp 18.000. Padahal dia ngaku nggak pernah ngomong gitu. Lah, kalau bukan rumor, terus kenapa kita jadi begini, Pak? Tapi tenang aja, kata beliau, fundamental ekonomi kita masih kuat. Cuma rumor, kok. Ujung-ujungnya nanti akhir bulan membaik katanya. Kita tunggu saja sampai akhir bulan, atau sampai akhir tahun.

Bank Indonesia pun nggak mau kalah. Mereka bilang akan terus jaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan berbagai instrumen kebijakan. "BI akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global dan domestik serta senantiasa hadir di pasar," katanya. Kalimat standar yang sudah kita dengar dari dulu. Tapi kenyataannya, rupiah tetap saja dihajar. Ujung-ujungnya, rakyat kecil yang paling merasakan. Barang-barang impor bakal makin mahal, bikin ngos-ngosan.

Nah ini dia! Media asing pun nggak tinggal diam. Xinhua Net dari China sampai Singapura pun sorot tajam kejadian ini. Xinhua Net merilis judul yang bikin kita mikir: 'Indonesian rupiah weakens beyond 18,000 per dollar'. Mereka bilang rupiah kita melemah di tengah ketidakpastian global dan data ekonomi Amerika Serikat yang malah lebih kuat. Kok bisa? Mata uang kita malah ambruk.

Para analis juga nggak luput berkomentar. Mereka bilang permintaan dolar AS makin tinggi gara-gara ketegangan geopolitik dan data ekonomi AS yang solid. Ditambah lagi, sentimen pasar domestik kita yang makin lesu. Kata analis mata uang Lukman Leong, rupiah bakal terus tertekan di kisaran Rp 17.900 hingga Rp 18.050 per dolar AS. Angka-angka yang bikin kepala pusing. Ini bukan cuma masalah teknis, ini masalah kepercayaan pada ekonomi kita sendiri. Kompas, Xinhua Net, Antara

Jadi, gimana dong? Rupiah terpuruk, ekonomi goyang, tapi pejabat bilang semua baik-baik saja. Entah siapa yang benar. Yang jelas, kita rakyat kecil ini yang harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Rupiah babak belur, semua serba mahal. Selesai.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://www.kompas.com/tren/read/2026/06/05/080000465/media-china-dan-singapura-soroti-rupiah-tembus-rp-18.000-per-dollar-as?page=all)
