---
id: kfyf8Uhf13O_
cluster_id: 5fe4jMIoOO1P
title: Rupiah Ambyar, IHSG Babak Belur! DPR Minta Menkeu & BI Segera Ngacir
slug: rupiah-ambyar-ihsg-babak-belur-dpr-minta-menkeu-bi-segera-ngacir
excerpt: Rupiah anjlok sampai Rp 18.015, IHSG pun keok di bawah 6.000. Wakil Ketua
  DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, geram melihat pemerintah diam saja, minta Menkeu dan
  BI segera ambil tindakan!
category: rupiah
tags:
- rupiah
- DPR
- Bank Indonesia
- Kementerian Keuangan
- IHSG
- ekonomi
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8517600/rupiah-dan-ihsg-anjlok-dpr-minta-menkeu-hingga-bi-segera-intervensi
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2025/11/18/momen-klarifikasi-waka-dpr-cucun-soal-tak-perlu-ahli-gizi-untuk-mbg-1763436862293_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Rupiah Anjlok, DPR Desak Menkeu & BI Intervensi
meta_description: Rupiah tembus Rp 18.015, IHSG ambruk! DPR geram, minta Menkeu dan
  BI segera ambil tindakan nyata sebelum ekonomi makin hancur lebur.
canonical_url: https://berita.media/rupiah-ambyar-ihsg-babak-belur-dpr-minta-menkeu-bi-segera-ngacir
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-04T11:02:42Z'
published_at: '2026-06-04T11:02:42Z'
---

Ceritanya begini. Duit kita, si Rupiah, lagi megap-megap dihajar dolar. Nggak tanggung-tanggung, tembus Rp 18.015! Gilanya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun ikut babak belur, ambruk di bawah level 6.000. Bayangkan, di saat rakyat makin pusing mikirin harga-harga yang terus meroket, para wakil rakyat di Senayan malah mendesak-desak. Nah, ini dia yang bikin geram, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, teriak-teriak minta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Bank Indonesia segera turun tangan "menggarap" masalah ini. "Ini perlu kita sikapi terkait pergerakan nilai tukar ini. DPR merekomendasikan kepada pemerintah, terutama Kementerian Keuangan ya, untuk segera melakukan konsolidasi fiskal moneter dengan Bank Indonesia," kata Cucun dengan nada menggebu-gebu, di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). detikNews

Cucun bilang, dia belum lihat ada langkah signifikan dari pemerintah untuk meredam anjloknya Rupiah. Padahal, kata dia, Undang-Undang Pengembangan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) sudah resmi berlaku. Harusnya, dengan payung hukum baru ini, pemerintah bisa lebih kreatif dalam menahan laju nilai tukar yang makin parah. "Nah, ini kita belum kelihatan, kita mempertanyakan dan segera nanti Pak Presiden pasti akan memanggil, apalagi tadi Undang-Undang P2SK tentang Pengembangan Penguatan Sektor Keuangan sudah diputus, bisa melakukan berbagai skema, berbagai kreasi untuk menahan laju nilai tukar ini," ucapnya dengan suara meninggi. detikNews

Intinya, kata Cucun, siapapun yang penting bergerak. Mau Menteri Keuangan duluan, mau BI duluan, yang penting segera ada "konsolidasi fiskal dan moneter" menghadapi "fluktuasi nilai tukar rupiah" yang makin menggila ini. Kalau tidak, bisa-bisa ekonomi kita makin remuk redam. Rupiah terpantau menguat 49,4 basis poin atau 0,28% menjadi Rp 18.015 berdasarkan data Investing, Kamis (4/6). Bahkan sempat bergerak di rentang Rp 17.937 hingga Rp 18.024. Data Google Finance dan Bloomberg juga mengonfirmasi, dolar AS terus perkasa melawan Rupiah. detikNews

Parahnya, penderitaan belum selesai. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut membuka perdagangan dengan kondisi babak belur. Di pukul 09.05 WIB, IHSG sudah terperosok di level 5.854, anjlok 86 poin atau 1,46%. Sebelumnya sempat dibuka di level 5.919. Transaksi pagi itu pun hanya Rp 1,18 triliun. Belum juga pagi selesai, pasar modal sudah bikin investor tepok jidat. Entah apa yang sedang diperbaiki PLN sehingga listrik Sumatera padam, atau apa yang terjadi dengan Rupiah kita. Yang pasti, rakyat kecil yang paling kena imbasnya. detikNews

Beginilah nasib negeri ini. Saat ekonomi terpuruk, yang disalahkan atau didesak justru bukan akar masalahnya. Para pejabat sibuk saling tunjuk atau minta intervensi, sementara nilai tukar terus amblas dan saham terus terjun bebas. Ujung-ujungnya, yang menanggung beban tetap rakyat jelata. Duitnya makin tipis, kebutuhan makin membengkak. Selesai.

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8517600/rupiah-dan-ihsg-anjlok-dpr-minta-menkeu-hingga-bi-segera-intervensi)
