---
id: smAGQxXZhahB
cluster_id: AEJeXXn9grm5
title: Rupiah Anjlok 7,52%! IHSG Ambyar 4,94%, Bos Moody's Cengengesan!
slug: rupiah-anjlok-752-ihsg-ambyar-494-bos-moody-s-cengengesan
excerpt: Gila bro, Rupiah kita nyungsep 7,52% sejak awal tahun! Imbasnya, IHSG langsung
  babak belur dihajar asing sampai 4,94%. Moody's ngasih outlook negatif ke Danantara,
  bikin investor panik!
category: rupiah
tags:
- IHSG
- rupiah
- Moody's
- bursa saham
- investasi
source_urls:
- https://www.idnfinancials.com/id/news/64361/ihsg-anjlok-4-94-imbas-rating-moodys-ke-danantara-dan-rupiah
source_names:
- IDNFinancials
image_url: https://photo2.idnfinancials.com/fly/gallery/2026/06/IHSG-MOODYS-DANANTARA-RUPIAH-03062026-77962.jpg
meta_title: IHSG Ambyar, Rupiah Anjlok Imbas Moody's & Sentimen Negatif
meta_description: IHSG jeblok 4,94% tertekan net sell asing Rp525,37 M. Rupiah nyungsep
  7,52% gara-gara outlook negatif Moody's ke Danantara dan lonjakan harga minyak.
  Investor panik!
canonical_url: https://berita.media/rupiah-anjlok-752-ihsg-ambyar-494-bos-moody-s-cengengesan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-04T02:01:42Z'
published_at: '2026-06-04T02:01:42Z'
---

Ceritanya begini. Siang bolong-bolong, pasar modal kita dihajar badai. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambyar, nyungsep 4,94% alias 305,94 poin ke angka 5.889,48. Ini bukan main-main, men! Lebih parah dari gejolak perang dagang AS 2025. Ujung-ujungnya, investor asing langsung angkat koper, ngeluarin duit Rp525,37 miliar pas sesi pertama, alias net sell habis-habisan. IDNFinancials.

Gilanya, yang bikin geram, pelemahan ini mencetak rekor terendah baru. Belum juga pulih dari trauma perang dagang, eh, udah diserang sentimen negatif dari mana-mana. Moody's, si penilai peringkat dunia, ngasih status 'outlook negatif' buat peringkat Baa2 PT Danantara Investment Management. Parahnya, rupian kita juga terkapar lemah, anjlok 7,52% sejak awal tahun! Ini mah udah bukan lemah lagi, tapi babak belur minta ampun. IDNFinancials.

Dan bukan main, lonjakan harga minyak juga bikin pelaku pasar puyeng tujuh keliling. Analis Phintraco Sekuritas bilang, walau inflasi masih dalam target BI, tapi kalau harga minyak ngotot bertahan tinggi, siap-siap aja inflasi kita meroket lagi. Lah gimana tidak, minyak naik terus, kebutuhan pokok pasti ikut melambung. Siapa yang kena getahnya? Ya rakyat kecil, bukan si bos Moody's! Phintraco Sekuritas.

Belum selesai urusan domestik, investor juga lagi nunggu pengumuman krusial dari MSCI tanggal 18 Juni 2026. Pengumuman ini menentukan nasib Indonesia: tetap di *emerging market* atau dicoret ke *frontier market*. MSCI katanya masih ngincer transparansi data dari otoritas pasar modal kita. Malah, 18 saham Indonesia udah duluan dicoret dari Global Standard Index. Ada BREN, DSSA, gara-gara kepemilikan sahamnya terlalu terkonsentrasi. MSCI.

Nah ini dia yang bikin kesal. Di tengah pasar yang lagi deg-degan, investor asing malah sibuk jual saham bank, padahal emiten tambang malah dikoleksi. Kenapa bisa begitu? Entahlah. Tapi yang jelas, duit asing yang kabur ini bikin IHSG makin terpuruk. Rupiah makin tipis, saham makin anjlok, rakyat kecil makin menjerit. Selesai sudah. IDNFinancials.

Jadi, mau sampai kapan begini? Mau sampai kapan kita terus-terusan jadi bulan-bulanan sentimen negatif asing dan kebijakan yang bikin pusing? Para pengambil kebijakan harus bergerak cepat, jangan cuma ngasih komentar manis tapi aksi nol besar. Kalau tidak, pasar modal kita bisa benar-benar amblas permanen.

---
**Sumber:** [IDNFinancials](https://www.idnfinancials.com/id/news/64361/ihsg-anjlok-4-94-imbas-rating-moodys-ke-danantara-dan-rupiah)
