---
id: zrVEDVoBPrrv
cluster_id: mFGRFLZ7ocoB
title: Rupiah Anjlok Bikin Obat Jantung Ibu Tanti Mahal Setengah Mati!
slug: rupiah-anjlok-bikin-obat-jantung-ibu-tanti-mahal-setengah-mati
excerpt: Belum juga selesai urusan COVID, eh rupiah malah ambruk bikin harga obat
  melonjak gila-gilaan. Ibu Tanti di Yogya terpaksa keluar duit Rp5,1 juta demi obat
  jantung ibunya yang naik 20%! Parahnya, ini baru awal dari bola salju yang bakal
  nggeret BPJS.
category: rupiah
tags:
- Rupiah
- Obat-obatan
- Kesehatan
- BPJS Kesehatan
- Inflasi
source_urls:
- https://www.bbc.com/indonesia/articles/cy9r444el2qo
source_names:
- BBC
image_url: https://ichef.bbci.co.uk/news/1024/branded_indonesia/e03f/live/bdebb510-62e5-11f1-8b8c-6d33e1d5abb6.jpg
meta_title: Rupiah Ambruk, Obat Mahal! Rakyat Pasrah
meta_description: Pelemahan rupiah picu lonjakan harga obat. Pasien kronis menjerit,
  BPJS terancam jebol. Efek bola salju makin parah!
canonical_url: https://berita.media/rupiah-anjlok-bikin-obat-jantung-ibu-tanti-mahal-setengah-mati
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-10T05:03:09Z'
published_at: '2026-06-10T05:03:09Z'
---

Bayangkan — Anda baru saja membeli obat untuk orang tua tersayang, bulan depan harganya langsung naik bikin dompet menjerit! Inilah nasib Tanti, warga Yogyakarta, yang dibuat kaget bukan kepalang saat menebus obat jantung dan asma ibunya. Dari yang biasanya Rp4 juta, kini bengkak jadi Rp5,1 juta. Naik sampai 20%, hanya demi obat!.

Gilanya, ini bukan sekadar obat biasa, tapi untuk penyakit kronis yang butuh konsumsi rutin. Kenaikan ini terasa begitu mendadak meski Tanti sudah menduga akan ada imbas pelemahan rupiah. Namun, fakta di nota pembayaran tetap saja bikin geleng kepala. Padahal, biaya konsultasi dokter tidak berubah, hanya obatnya saja yang harganya digilas inflasi. BBC Indonesia

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengakui kalau industri farmasi terpaksa menaikkan harga agar bisa bertahan hidup di tengah rupiah yang makin tak berdaya. Kata Taruna, pemerintah cuma bisa berharap kenaikannya tidak kelewat batas. Tapi nyatanya? Batas itu sudah dilanggar jauh sebelum kata 'harap' terucap. BBC Indonesia

Nah ini dia! Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, sudah mewanti-wanti efek bola salju dari kenaikan harga obat ini. Bukan cuma rakyat kecil yang makin menjerit tak terjangkau obat, anggaran BPJS Kesehatan pun berpotensi amblas. Bayangkan, program andalan pemerintah bisa jebol gara-gara rupiah yang bobrok!

Timboel Siregar, Koordinator Advokasi BPJS Watch, menambahkan kalau rumah sakit bakal terjepit. Tarif kapitasi dan INA-CBG's tidak disesuaikan, sementara harga obat terus naik. Ujung-ujungnya, pasien JKN yang pelayanan kesehatannya jadi terbatas. Pasien umum? Siap-siap saja merogoh kocek lebih dalam. Celakanya, pembuat kebijakan seolah diam saja, membiarkan masyarakat yang menanggung beban paling berat. BBC Indonesia

---
**Sumber:** [BBC](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cy9r444el2qo)
