---
id: SoSAIUqb1Ame
cluster_id: dc2lNHHD25EC
title: Rupiah Anjlok, Chatib Basri Beberkan Jurus 'Naikkan, Potong, Pinjam' Menteri
  Keuangan!
slug: rupiah-anjlok-chatib-basri-beberkan-jurus-naikkan-potong-pinjam-menteri-keuangan
excerpt: 'Mata uang Garuda terus berdarah, rupiah nyaris Rp 18.200 per dolar AS! Ekonom
  senior Chatib Basri blak-blakan soal jurus Menkeu: cuma bisa naikkan pendapatan,
  potong pengeluaran, atau berutang. Pusing tujuh keliling!'
category: rupiah
tags:
- rupiah
- ekonomi
- menkeu
- chatib basri
- kebijakan fiskal
source_urls:
- https://money.kompas.com/read/2026/06/09/163548826/chatib-basri-beberkan-tiga-langkah-menkeu-saat-rupiah-anjlok
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/PRP_8CVWf3QiN57mGIez4Efc9PE=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815e7ef28.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/09/6a27d3505fdb6.jpg
meta_title: 3 Jurus Menkeu Saat Rupiah Anjlok Ala Chatib Basri
meta_description: 'Mantan Menkeu Chatib Basri ungkap 3 opsi jurus Menteri Keuangan
  hadapi rupiah anjlok: naikkan pendapatan, potong pengeluaran, atau berutang. Mana
  yang paling realistis?'
canonical_url: https://berita.media/rupiah-anjlok-chatib-basri-beberkan-jurus-naikkan-potong-pinjam-menteri-keuangan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-10T17:02:01Z'
published_at: '2026-06-10T17:02:01Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba Rupiah kita kayak kena hajar! Dulu Rp 15.000, sekarang tembus Rp 18.200 per dollar AS. Rasanya kok ya makin terpuruk? Nah, ada Bang Chatib Basri, mantan Menkeu yang jago ngomongin duit, datang kasih tahu kita betapa pusingnya Menteri Keuangan. Dia bilang, urusan duit negara itu gampang banget katanya. Cuma punya tiga jurus maut: naikin pendapatan, potong pengeluaran, atau ngutang. Gitu doang! Tapi ya gitu, yang kedengaran gampang, kenyataannya bikin puyeng tujuh keliling. Chatib Basri, Kompas.com

Jadi gini bro, kata Bang Chatib, Menteri Keuangan itu tugasnya sesimpel mengelola neraca keuangan. Mau diapain lagi, opsinya cuma tiga itu. Nggak ada opsi lain, nggak ada jalan tikus. Kalau pendapatan nggak bisa naik, ya harus potong pengeluaran. Kalau potong pengeluaran juga nggak mempan, terpaksa deh ngutang. As simple as that! Duit negara itu kayak saldo ATM kita, kalau mau nambah ya isi, kalau nggak ada ya dikurangi. Kalau terpaksa banget ya pinjam dari teman. Cuma masalahnya, ini bukan ngutang buat beli cilok, tapi ngutang buat negara. Duit triliunan! Chatib Basri, Kompas.com

Nah, sekarang pas rupiah kita lagi babak belur gini, kira-kira jurus mana yang paling ampuh? Bang Chatib kasih tahu nih. Kalau mau naikin pendapatan lewat pajak? Wah, kayaknya nggak mungkin deh. Kondisi ekonomi lagi nggak karuan begini, nambahin beban rakyat? Bisa-bisa rakyat yang ngamuk. Terus kalau ngutang? Duh, biaya bunganya sekarang mahal banget. Ibarat mau pinjam duit ke rentenir, bunganya udah mencekik. Siapa pun yang minjem pasti tekor duluan. Makanya, kata Bang Chatib, opsi yang paling realistis ya itu: potong pengeluaran. Tapi potongnya juga harus selektif, jangan asal-asalan potong sana-sini yang bikin rakyat sengsara. Chatib Basri, Kompas.com

Tapi gilanya, kata Bang Chatib lagi, masalah terbesar dalam ngatur duit negara itu bukan cuma soal angka. Tapi soal ekonomi politik! Kita tahu kok harus ngapain, tapi gimana caranya biar rakyat nggak marah dan kita tetap kepilih lagi pas pemilu? Nah, itu dia yang bikin mumet. Jean-Claude Juncker aja pernah bilang gitu. Kita tahu solusinya, tapi nggak tahu caranya biar tetap jadi pejabat setelah ngelakuin solusi itu. Ekonomi politik, kata Bang Chatib, adalah jebakan terbesar dalam pengambilan kebijakan. Akhirnya, negara pusing, rakyat merana, rupiah makin anjlok. Celakanya, nggak ada solusi ajaib di luar naikkan, potong, atau pinjam. Chatib Basri, Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://money.kompas.com/read/2026/06/09/163548826/chatib-basri-beberkan-tiga-langkah-menkeu-saat-rupiah-anjlok)
