---
id: 34Rn0hIhhZ2e
cluster_id: oEz0KPjhZEso
title: Rupiah Anjlok Lagi! BI Naikkan Suku Bunga Tetap Tak Bergigi
slug: rupiah-anjlok-lagi-bi-naikkan-suku-bunga-tetap-tak-bergigi
excerpt: Habis sudah upaya Bank Indonesia menahan rupiah yang terus mencetak rekor
  terlemah! Meski suku bunga dinaikkan 50 bps, mata uang Garuda tetap babak belur
  dihajar dolar AS yang makin perkasa. Ini bukan lagi soal ekonomi domestik, tapi
  dunia lagi kacau balau!
category: uang
tags:
- Rupiah
- Dolar AS
- Bank Indonesia
- Suku Bunga
- Geopolitik
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/research/20260526110225-128-738054/rupiah-terus-catatkan-rekor-terendah-apa-penyebabnya
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/04/24/karyawan-menghitung-uang-pecahan-dolar-amerika-serikat-as-di-gerai-penukaran-mata-uang-asing-jakarta-jumat-2442026-1777018064259_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Rupiah Terus Terpuruk Meski BI Naikkan Suku Bunga
meta_description: Rupiah kembali mencetak rekor terlemah sepanjang masa terhadap dolar
  AS. Meski BI menaikkan suku bunga 50 bps, mata uang Garuda tak berdaya. Apa penyebabnya?
canonical_url: https://berita.media/rupiah-anjlok-lagi-bi-naikkan-suku-bunga-tetap-tak-bergigi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-29T05:02:40Z'
published_at: '2026-05-29T05:02:40Z'
---

Ceritanya begini. Rupiah kita, sang mata uang Garuda, kembali menghancurkan rekor terlemah sepanjang masa. Selasa kemarin, penutupan perdagangan harus rela dilepas di angka Rp17.780 per dolar AS. Angka ini sungguh memilukan, lebih parah dari kemarin, lebih parah dari minggu lalu. CNBC Indonesia

Dan ini bukan kejadian sekali dua kali, bro! Pelemahan ini kayak nggak ada habisnya, terus-terusan bikin investor deg-degan. Dolar AS makin perkasa aja, sementara kekhawatiran global dan domestik bikin investor lari ketakutan. Rupiah digilas habis-habisan. CNBC Indonesia

Yang bikin geram, Bank Indonesia sudah jungkir balik berusaha menstabilkan! Mulai dari intervensi pasar obligasi, pasar spot, sampai pasar non-deliverable forward. Udah kayak dukun mau ngusir setan, tapi setannya bandel banget! CNBC Indonesia

Bahkan, BI sampai pakai jurus pamungkas: menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis poin. Kenaikan pertama sejak April 2024, lho! BI Rate sekarang nangkring di 5,25%. Gubernur BI, Perry Warjiyo, bilang ini buat nahan dampak perang Timur Tengah dan jaga inflasi. CNBC Indonesia

Tapi apa yang terjadi? Cuma sesaat aja rupiah sempat teriak girang. Sehari setelah pengumuman, eh, malah makin terpuruk. Rupiah masih saja terus mencetak rekor terlemah. Gilanya, secara year-to-date, rupiah sudah tergerus 6,63% terhadap dolar AS! CNBC Indonesia

Kok bisa begini? Apa yang sebenarnya bikin rupiah nggak berdaya? Faktor pertama datang dari luar negeri, yakni perang antara AS dan Iran yang bikin dunia gempar sejak Februari lalu. Kawasan Timur Tengah itu krusial buat pasokan energi global. Nah, kalau jalur vital kayak Selat Hormuz terganggu, pasar langsung panik. CNBC Indonesia

Risiko baru bermunculan! Harga energi bisa melonjak gila-gilaan, inflasi global bisa bangkit lagi, dan The Fed makin sulit buat nurunin suku bunga. Dalam situasi kayak gini, investor cuma mau satu: cari aman! Dan dolar AS adalah pelarian mereka. Indeks dolar AS (DXY) pun meroket. CNBC Indonesia

Nah, ketika DXY menguat, mata uang negara lain pasti tertekan, termasuk rupiah kita. Banyak mata uang Asia lain juga ikut babak belur kayak kita. Jadi, jangan salahkan BI aja, ini krisis global yang menyapu bersih semua!

Ujung-ujungnya, kita cuma bisa berharap dunia cepat damai. Kalau tidak, rupiah kita bakal terus diganyang sampai kapan pun!

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/research/20260526110225-128-738054/rupiah-terus-catatkan-rekor-terendah-apa-penyebabnya)
