---
id: 0VzSTq6CEgzH
cluster_id: gv0KH_621SaZ
title: Rupiah Babak Belur Dihantam Dolar AS, China Bilang Gara-gara Ini!
slug: rupiah-babak-belur-dihantam-dolar-as-china-bilang-gara-gara-ini
excerpt: Gilanya, mata uang Garuda amblas tembus Rp 18.000 per dolar AS! Media China
  sampai sorot tajam, bilang ini biang keroknya. Dunia usaha di Indonesia pontang-panting,
  biaya produksi membengkak!
category: rupiah
tags:
- rupiah
- dolar as
- ekonomi indonesia
- bank indonesia
- apindo
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260605170208-4-740517/media-china-sorot-rupiah-merosot-sebut-ini-biang-kerok
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/05/06/warga-melakukan-penukaran-mata-uang-rupiah-ke-dolar-as-di-money-changer-valuta-artha-mas-jakarta-rabu-652026-1778057115111_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Rupiah Anjlok! Media China Soroti Biang Keroknya
meta_description: Rupiah menembus Rp 18.000 per dolar AS! Media China soroti penyebabnya,
  pengusaha Indonesia pontang-panting potong biaya.
canonical_url: https://berita.media/rupiah-babak-belur-dihantam-dolar-as-china-bilang-gara-gara-ini
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T23:01:27Z'
published_at: '2026-06-05T23:01:27Z'
---

Ceritanya begini. Rupiah kita tercinta, si mata uang Garuda, lagi babak belur parah! Belum juga dua hari, eh sudah tembus angka psikologis yang bikin ngeri: di atas Rp 18.000 per dolar AS! Media besar China, Xinhua, sampai pasang muka serius, ngomongin kejatuhan rupiah kita ini. Mereka bilang, ini gara-gara ketidakpastian global dan data ekonomi Amerika yang gila-gilaan kuat. Luar biasa, bro!

Menurut Xinhua, kemarin pagi rupiah kita turun 0,27%, jadi Rp 18.015 per dolar AS. Itu artinya, sejak awal tahun ini, rupiah sudah kehilangan lebih dari 7% nilainya. Sialnya, para analis bilang permintaan dolar makin tinggi gara-gara ketegangan geopolitik di Timur Tengah, ditambah data ketenagakerjaan dan sektor jasa AS yang bikin iri. Sementara itu, sentimen pasar domestik kita? Lesu! Bank Indonesia sih bilang mau konsisten dan terukur, jaga likuiditas valas. Tapi kenyataannya, rupiah masih goyang antara Rp 17.900 sampai Rp 18.050 per dolar AS. CNBC Indonesia

Yang bikin geram, melemahnya rupiah ini bukan cuma bikin deg-degan di pasar modal. Sektor riil pun ikut kena hajar! Para pengusaha harus potong kompas. Mereka tunda ekspansi, irit pengeluaran, cari bahan baku lokal, dan mati-matian lindungi nilai mata uang. Ketua Apindo, Shinta Kamdani, buka-bukaan. Dia bilang, sekitar 80% bahan baku di Indonesia itu masih impor. Jadi, kalau rupiah melemah, biaya produksi langsung membengkak, margin tipis, ekspansi? Mimpi saja dulu! CNBC Indonesia

Parahnya, industri yang paling ngenes itu yang bergantung banget sama bahan baku impor. Mulai dari tekstil, kimia, petrokimia, plastik, logam, elektronik, sampai otomotif. Semuanya terancam. Ditambah lagi, biaya logistik, energi, dan pembiayaan yang juga ikutan naik. Jadi, bukan cuma harga barang yang bakal jegleg, tapi lapangan kerja pun terancam karena perusahaan terpaksa membekukan rekrutmen karyawan baru. Ekonomi kita digasak habis-habisan!

Habis sudah penderitaan rupiah. Bukan cuma mata uang kita yang keok, tapi dunia usaha pun ikut babak belur. China yang ngomentarin, kita yang ngerasain dampaknya. Gimana tidak getir, negara sendiri makin terpuruk, sementara negara lain sibuk ngumpulin cuan. Ini cerita pilu yang harus segera dituntaskan!

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260605170208-4-740517/media-china-sorot-rupiah-merosot-sebut-ini-biang-kerok)
