---
id: sDXQnB4TrFcr
cluster_id: z2reYEnoWfHn
title: Rupiah Babak Belur! DPR dan Pemerintah Ngobrol, Pasar Tetap Melongo
slug: rupiah-babak-belur-dpr-dan-pemerintah-ngobrol-pasar-tetap-melongo
excerpt: Dolar AS Tembus Rp 18.000, IHSG Merah Terus. DPR Kumpulkan Elite Ekonomi,
  Katanya Mau Pulihkan Kepercayaan Pasar. Tapi, apakah rakyat percaya cerita klise
  ini?
category: rupiah
tags:
- rupiah melemah
- DPR
- Bank Indonesia
- ekonomi Indonesia
- pasar keuangan
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/rupiah-melemah-dpr-pemerintah-koordinasi-tapi-apakah-pasar-percaya
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/WUoVKGNtbSzOpMqb9CWnzSBsC_Q=/1024x577/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/06/06/620a46d77cec1a8e7513edb29c0638f9-20260606_094521.jpg
meta_title: Rupiah Jatuh, DPR-BI Ngobrol? Pasar Tetap Santai
meta_description: Dolar AS tembus Rp 18.000, IHSG anjlok. DPR kumpulkan pejabat ekonomi,
  tapi apakah ini cukup pulihkan kepercayaan pasar terhadap rupiah yang babak belur?
canonical_url: https://berita.media/rupiah-babak-belur-dpr-dan-pemerintah-ngobrol-pasar-tetap-melongo
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-06T23:01:42Z'
published_at: '2026-06-06T23:01:42Z'
---

Siang bolong-bolong, rupiah dihajar! Dolar AS sudah melesat tembus Rp 18.000, dan pasar saham Indonesia? Ihsg-nya juga ikut berdarah-darah. Jangankan penguatan, tanda-tanda perbaikan pun entah kemana. Ditutup Jumat sore kemarin di angka 5.594, turun ketimbang hari sebelumnya. Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pun masih mematuk rupiah di 18.039 per dolar AS. Kompas.id

Malah, pemerintah masih saja membuai rakyat dengan narasi basi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berulang kali bilang fundamental ekonomi kita kuat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga ikutan koor. Eh, tapi kok rupiahnya makin terpuruk? Gilanya, di tengahambruknya nilai tukar ini, pejabat cuma bisa ngomong doang. Mana aksi nyatanya?

Nah ini dia yang bikin geleng kepala! Sabtu kemarin, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dengan gayanya yang khas, mengumpulkan para elite moneter dan fiskal. Ada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Wakil Ketua Komisi XI Mohamad Hekal. Konon, rapat itu untuk bahas perkembangan ekonomi dan katanya sih, ada kesepakatan soal stabilitas nilai tukar rupiah. Tapi kesepakatan macam apa kalau pasar tetap panik? Kompas.id

Para pejabat ini kompakan ngotot bilang kondisi ekonomi kita kokoh luar biasa. Tapi Gubernur BI Perry Warjiyo sendiri mengakui, dia mesti bikin daya tarik atau imbal hasil lebih tinggi. Gimana tidak, suku bunga di luar negeri naik terus, otomatis duit kita kabur ke sana, baik di saham, SBN, maupun SRBI. Ujung-ujungnya, BI harus mati-matian narik investor supaya 'inflow' ini balik lagi. Ini seperti kita bujuk orang pulang ke rumah yang pintunya bolong-bolong!

Perry menambahkan, langkah kedua adalah memastikan likuiditas di pasar uang dan perbankan aman. Caranya, kas pemerintah tetap disimpan di BI. Tapi, ada kenaikan bunga yang dibayarkan BI ke pemerintah. Dengan begitu, operasi moneter tetap berjalan. Katanya sih, demi stabilkan rupiah. Kita lihat saja nanti apakah bualan ini beneran nyata atau cuma angin lalu.

Purbaya juga ikut berjanji, selain meyakinkan fundamental ekonomi kita prima, dia juga bakal dukung penuh bank sentral dan perkuat koordinasi. Kalau kebijakan moneter dan fiskal sudah nyambung, katanya, kepercayaan pasar ke rupiah bakal pulih dan nilainya bakal meroket naik. Dia juga berharap rupiah menguat supaya beban masyarakat berkurang, apalagi buat pengusaha tahu tempe yang bahan bakunya masih impor. Tapi ya, semua itu tinggal 'kalau'. Nyatanya, rupiah makin terpuruk, dan kita cuma bisa gigit jari. Kompas.id

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/rupiah-melemah-dpr-pemerintah-koordinasi-tapi-apakah-pasar-percaya)
