---
id: vrZnbU6vH4Nq
cluster_id: YuJvGapkhrjC
title: Rupiah Babak Belur, Harga Sembako Melesat! Chatib Basri Lapor ke Prabowo
slug: rupiah-babak-belur-harga-sembako-melesat-chatib-basri-lapor-ke-prabowo
excerpt: Nilai tukar Rupiah terus terpuruk, membuat harga-harga kebutuhan pokok meroket.
  Mantan Menkeu Chatib Basri tak bisa tinggal diam, langsung blak-blakan lapor ke
  Presiden Prabowo soal potensi kenaikan harga yang menghantam kelas menengah bawah.
  detikFinance
category: rupiah
tags:
- rupiah
- Chatib Basri
- Prabowo Subianto
- ekonomi
- harga pokok
source_urls:
- https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8525162/chatib-basri-lapor-prabowo-rupiah-loyo-bikin-harga-barang-naik
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/09/anggota-dewan-ekonomi-nasional-den-chatib-basri-1780995057484_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Rupiah Loyo Picu Kenaikan Harga Sembako, Chatib Basri Lapor Prabowo
meta_description: Pelemahan Rupiah bikin harga barang naik, hantam kelas menengah
  bawah. Chatib Basri laporkan risikonya ke Presiden Prabowo dan sarankan efisiensi
  anggaran MBG. Cek faktanya!
canonical_url: https://berita.media/rupiah-babak-belur-harga-sembako-melesat-chatib-basri-lapor-ke-prabowo
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-09T14:02:10Z'
published_at: '2026-06-09T14:02:10Z'
---

Bayangkan, baru saja duduk manis jadi Presiden, eh sudah disuguhi berita buruk soal ekonomi. Sore itu, para petinggi Dewan Ekonomi Nasional (DEN) langsung gelar laporan darurat ke Istana Kepresidenan. Jelas, tujuannya cuma satu: memberi tahu Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi ekonomi kita sedang tidak baik-baik saja.

Nah ini dia, yang paling bikin geram adalah laporan khusus dari Chatib Basri soal pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang tiada henti. Ini bukan sekadar angka di layar televisi, Bro! Chatib dengan tegas bilang, pelemahan Rupiah yang terus menerus ini berisiko besar menaikkan harga-harga kebutuhan pokok. Celakanya, yang paling merasakan getahnya adalah kelompok menengah ke bawah. Mereka yang pas-pasan, yang tiap hari pusing mikirin uang belanja, kini harus siap-siap gigit jari lebih keras. Parahnya, makin hari makin miris nasib mereka! detikFinance

Chatib tidak berhenti sampai di situ. Beliau juga menyodorkan solusi—bukan sekadar mengeluh. Menurutnya, untuk membangkitkan kepercayaan investor, pemerintah harus lebih gesit dalam melakukan efisiensi anggaran. Terutama pada proyek-proyek yang memakan dana jumbo, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mana mungkin investor mau menanamkan modal kalau anggaran negara bocor ke mana-mana? Uang rakyat seharusnya dikelola dengan bijak, bukan dihabiskan untuk hal yang belum jelas manfaatnya atau malah berpotensi jadi ajang "main" anggaran. Ini bukan soal kecil, ini soal nasib ekonomi bangsa! detikFinance

Jadi, gimana? Rupiah loyo, harga sembako naik, sementara para pejabat sibuk rapat soal efisiensi anggaran program yang bahkan belum berjalan penuh. Rasanya kok nanggung banget ya? Rakyat kecil jelas makin tertekan. Kebijakan pemerintah harus lebih greget, jangan sampai kepercayaan investor yang coba dibangkitkan justru buyar karena melihat anggaran dikelola dengan seenaknya. Habis sudah, nasib ekonomi di pundak Presiden baru!

*Sumber: detikFinance*

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8525162/chatib-basri-lapor-prabowo-rupiah-loyo-bikin-harga-barang-naik)
