---
id: _yk6ECnvlzJn
cluster_id: DRDF4qzCpZCT
title: Rupiah Babak Belur Menuju Rp 18.000, Investor Mual Lihat Ekonomi Kita!
slug: rupiah-babak-belur-menuju-rp-18-000-investor-mual-lihat-ekonomi-kita
excerpt: Gila bro, rupiah kita digebuk parah sampai nyaris Rp 18.000 per dolar AS!
  Fitch Ratings saja sampai bilang ekonomi kita rapuh, bikin investor angkat koper.
  Parahnya, defisit neraca perdagangan bikin tambah runyam!
category: rupiah
tags:
- rupiah
- ekonomi
- Fitch Ratings
- cadangan devisa
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/rupiah-kian-kerasan-di-ambang-rp-18000
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/JGbjIL5Nw3fKU0Owxk3AmvPL-88=/1024x683/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/06/15/0b70cd85cf3d7d184a8b376a42e913e1-20260615RZF22.JPG
meta_title: Rupiah Ambruk Menjelang Rp 18.000, Fitch Peringatkan Ekonomi RI
meta_description: Mata uang Rupiah terkapar di ambang Rp 18.000/USD. Laporan Fitch
  Ratings menyoroti ekonomi Indonesia yang rapuh, kepercayaan investor menurun, dan
  defisit neraca perdagangan. Simak analisis lengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/rupiah-babak-belur-menuju-rp-18-000-investor-mual-lihat-ekonomi-kita
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-07T17:01:55Z'
published_at: '2026-07-07T17:01:55Z'
---

Alamakjang! Rupiah kita makin parah bro, nyaris jebol Rp 18.000 per dolar AS! Ini bukan main-main, mata uang Garuda kita lagi babak belur digempur dari segala arah. Walaupun cadangan devisa kita naik tipis jadi 145,6 miliar dolar AS per Juni 2026, lembaga internasional macam Fitch Ratings malah bilang rapuh. Nah loh, gimana ceritanya coba? Kompas.id

Di pasar Selasa (7/7/2026) siang, rupiah berdarah-darah di level Rp 17.986 per dolar AS, turun 0,05 persen dari penutupan kemarin. Kalau dihitung dari awal tahun, rupiah sudah keok 7,83 persen. Parahnya lagi, seminggu terakhir saja sudah melemah 0,44 persen. Anehnya, indeks dolar AS malah melemah tipis di saat yang sama. Ini jelas indikasi masalahnya ada di dalam negeri sendiri, bukan cuma gara-gara krisis global. Kompas.id

Sumber masalahnya jelas terendus! Ibrahim Assuaibi dari PT Traze Andalan Futures bilang, pasar langsung panik begitu Fitch Ratings merilis laporan soal rapuhnya ekonomi Indonesia. Laporan "Indonesia Credit Trends: June 2026" itu terang-terangan menyoroti penurunan cadangan devisa dan kepercayaan investor yang bikin mereka cabut. Bandingkan saja dengan negara lain yang dapat peringkat BBB dari Fitch, cadangan devisa kita ketinggalan jauh. Kompas.id

Yang bikin geram, Fitch malah fokus ke kepercayaan investor yang makin jeblok gara-gara tata kelola ekonomi kita makin amburadul. Kalau begini terus, peringkat utang negara kita bisa kena hajar. Ditambah lagi, rencana pemerintah memusatkan ekspor komoditas strategis di bawah PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) malah bikin investor makin was-was. Kata Ibrahim, "Perhatian sesungguhnya dari Fitch ialah pada aspek kepercayaan investor yang kian melemah akibat memburuknya tata kelola ekonomi." Kompas.id

Belum selesai masalah itu, neraca perdagangan kita juga ikutan jadi berita buruk. Data BPS mencatat, Mei 2026 kita mengalami defisit 1,61 miliar dolar AS. Padahal, sebelumnya kita untung terus selama 72 bulan! Lah gimana tidak bikin pusing, ekspor kita kalah pamor dibanding impor. Ini benar-benar pukulan telak buat rupiah dan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. Kompas.id

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/rupiah-kian-kerasan-di-ambang-rp-18000)
