---
id: bKtWU7a2HEuO
cluster_id: 2bIrxXZGHhyq
title: Rupiah Babak Belur, Petani-Nelayan Terancam Mati Kutu!
slug: rupiah-babak-belur-petani-nelayan-terancam-mati-kutu
excerpt: Pelemahan rupiah makin parah! Anggota DPR Rina Sa’adah geram, minta pemerintah
  jaga biaya produksi petani dan nelayan yang terancam ambruk akibat lonjakan dolar.
  Ini bukan cuma soal angka, tapi nasib perut rakyat!
category: rupiah
tags:
- rupiah
- ekonomi
- pertanian
- perikanan
- DPR
source_urls:
- https://ekonomi.republika.co.id/berita/tg2298487/rupiah-melemah-legislator-minta-pemerintah-jaga-biaya-produksi-petani-dan-nelayan
source_names:
- republika.co.id
image_url: https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/anggota-komisi-iv-dpr-ri-dari-fraksi-partai-kebangkitan_260603191902-355.jpeg
meta_title: Rupiah Melemah, Petani & Nelayan Terancam!
meta_description: Legislator Rina Sa'adah prihatin rupiah babak belur! Biaya produksi
  petani dan nelayan terancam membengkak drastis. Nasib ketahanan pangan di ujung
  tanduk?
canonical_url: https://berita.media/rupiah-babak-belur-petani-nelayan-terancam-mati-kutu
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-03T14:03:12Z'
published_at: '2026-06-03T14:03:12Z'
---

Ceritanya begini. Rupiah kita lagi babak belur dihajar dolar Amerika Serikat! Belum juga stabil, eh udah keok lagi. Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, pasang badan. Ia mengingatkan pemerintah, "Jangan cuma lihat angkanya!" Ucapnya geram. Pelemahan rupiah ini bisa mengacaukan stabilitas harga pangan nasional, bro. Republika.co.id.

Nah ini dia, Rina bilang kita harus hati-hati. Bandingkan dulu dong sama negara tetangga. Kalau rupiah kita lebih parah ambruknya dibanding Malaysia, Thailand, atau Vietnam, nah itu baru masalah domestik. Bisa jadi gara-gara duit pada kabur keluar negeri, atau sentimen pasar lagi jelek. Tapi kalau melemah bareng-bareng di Asia Tenggara, ya itu faktor luar. Tapi tetap saja, Rina bilang jangan lengah sedikit pun! Republika.co.id.

Parahnya, Rina khawatir impor bahan baku bakal makin mahal. Kita kan masih impor kedelai, gandum, garam, sampai pakan ternak. Kalau dolar naik tinggi, biaya impor jadi membengkak drastis. Siapa yang kena getahnya? Ya petani, peternak, nelayan! Biaya produksi mereka pasti mencekik. Habis sudah, bro! Mereka bakal tertekan habis-habisan. Republika.co.id.

"Yang kami khawatirkan bukan kursnya saja, tapi dampaknya ke biaya produksi dan ketahanan pangan," tegas Rina. Ia menambahkan, kalau biaya impor naik, otomatis harga pangan juga bakal naik. Petani, peternak, nelayan, semua bakal kena pukul. Ini bikin kedaulatan ekonomi kita rapuh, mudah goyang kalau ada isu global. Republika.co.id.

Yang bikin geram lagi, impor yang tinggi bikin negara ini rapuh. Gilanya, DPR minta pemerintah segera percepat swasembada pangan! Penguatan industri pakan lokal, pengembangan benih unggul, subsidi yang tepat sasaran — itu solusinya. Harus sinergi pusat dan daerah biar daya beli rakyat terjaga dan pasokan pangan aman. Jangan sampai gara-gara dolar, perut rakyat jadi korban. Republika.co.id.

---
**Sumber:** [republika.co.id](https://ekonomi.republika.co.id/berita/tg2298487/rupiah-melemah-legislator-minta-pemerintah-jaga-biaya-produksi-petani-dan-nelayan)
