---
id: EVywSDuyjzWu
cluster_id: CFZCpFTnzWqK
title: Rupiah Babak Belur Rp 17.823! Menkeu Purbaya Yakin Investor Asing Masih Suka
  Indonesia
slug: rupiah-babak-belur-rp-17-823-menkeu-purbaya-yakin-investor-asing-masih-suka-indonesia
excerpt: Di saat rupiah remuk redam Rp 17.823 per dolar AS, Menteri Keuangan Purbaya
  Yudhi Sadewa malah sesumbar yakin investor asing masih melirik Indonesia. Entah
  apa yang bikin dia pede, padahal fundamental ekonomi baru diiming-imingi.
category: uang
tags:
- rupiah
- pemerintah
- menkeu
- ekonomi
- investasi
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/menkeu-purbaya-yakin-rupiah-bakal-menguat-lagi
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/2i5mC6ETdPQLINqJyJ0wsrI1O9E=/1024x683/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/05/05/2eade8af4f03d4b50bd9c4c418b72432-20260505TOK2.jpg
meta_title: Rupiah Babak Belur Rp 17.823, Menkeu Purbaya Yakin Investor Asing Masih
  Suka
meta_description: Di saat rupiah remuk redam Rp 17.823, Menkeu Purbaya Yakin nilai
  tukar akan menguat lagi. Namun, rakyat bertanya-tanya, di mana fundamental ekonominya?
canonical_url: https://berita.media/rupiah-babak-belur-rp-17-823-menkeu-purbaya-yakin-investor-asing-masih-suka-indonesia
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-01T02:01:57Z'
published_at: '2026-06-01T02:01:57Z'
---

Ceritanya begini. Rupiah kita lagi kepayahan, bro! Mendarat di angka Rp 17.823 per dolar AS, nyaris mental Rp 18.000. Tapi jangan salah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa malah sesumbar yakin nilai tukar bakal menguat lagi. Katanya, ketegangan geopolitik yang mereda jadi kunci. "Saya fokus memastikan ekonomi domestik akan terus tumbuh kuat... Itu pada akhirnya otomatis akan memperkuat nilai tukar rupiah," katanya sesumbar. Kompas.id

Gilanya, Purbaya ini seolah menutup mata sama kenyataan pahit. Dia bilang, meski rupiah melemah parah, APBN masih baik-baik saja. Perekonomian Indonesia juga diklaim masih kuat, kokoh, dan menawarkan pertumbuhan paling menjanjikan di Asia. Bahkan di antara negara G20, pertumbuhan kita katanya cuma kalah sama India. Lah, kalau memang sekuat itu, kenapa rupiah kita babak belur begini? "Investor asing masih ingin berinvestasi di Indonesia," klaimnya pede. Kompas.id

Danang, sori nih, tapi kok aneh ya. Di satu sisi rupiahnya lagi jungkir balik, di sisi lain Menkeu bilang nggak ada efek negatif. "Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akhir-akhir ini belum menciptakan efek penghambat pada aktivitas ekonomi Indonesia," ucapnya enteng. Kompas.id

Parahnya lagi, Purbaya ngarep banget perang di Timur Tengah cepat kelar. Dia yakin banget kalau AS, Iran, dan Israel bakal islah dalam dua atau tiga bulan ke depan. "Prospek perdamaian ada di depan mata," katanya. Jadinya, rupiah bakal jauh lebih baik dari sekarang. Wah, kalau nunggu damai, bisa-bisa kita nunggu sampai kiamat, bro! Kompas.id

Nah, biar rupiah nggak makin amblas, Kemenkeu katanya siap bantu Bank Indonesia. Mereka bakal "intervensi" di pasar obligasi. Tujuannya biar para investor asing nggak panik dan kabur terbirit-birit bawa uangnya. Tapi ya gitu deh, kalau fundamentalnya nggak beneran kuat, intervensi cuma tambal sulam doang. "Saya yakin pada akhirnya kita akan mampu memulihkan kepercayaan terhadap rupiah," tambah Purbaya. Kompas.id

Terus, ada lagi nih si Muhammad Qodari dari Badan Komunikasi Pemerintah. Dia bilang, pemerintah udah ngasih subsidi, insentif, sama bansos buat rakyat kecil biar nggak terlalu pusing sama rupiah yang melemah. Ya bagus sih, tapi ini kan cuma ngobatin gejala, bukan penyakitnya. Kalau rupiah terus-terusan digebuk dolar, bantuan sosial sampai kapan pun nggak akan cukup. Kompas.id

Jadi gini, bro. Pemerintah optimis? Boleh. Tapi rakyat juga berhak ngeliat bukti nyata. Bukan cuma omongan manis yang ujung-ujungnya bikin kita gigit jari. Rupiah harusnya diperkuat dari dalam, bukan cuma ngarep damai di luar. Selesai.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/menkeu-purbaya-yakin-rupiah-bakal-menguat-lagi)
