---
id: Up4bTR03oDgx
cluster_id: zMQYxdJa4HM0
title: Rupiah Jeblok Rp18.000 Dolar AS! BI Pasrah Jaga Gejolak Pasar
slug: rupiah-jeblok-rp18-000-dolar-as-bi-pasrah-jaga-gejolak-pasar
excerpt: Di tengah memanasnya konflik Timur Tengah, rupiah dihajar habis-habisan hingga
  tembus Rp18.000 per dolar AS. Deputi Gubernur BI Destry Damayanti bilang bakal intervensi,
  tapi rakyat sudah tahu artinya.
category: rupiah
tags:
- BI
- Rupiah
- Dolar AS
- Geopolitik
- Ekonomi
source_urls:
- https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260604141859-78-1365333/bi-angkat-suara-soal-rupiah-jebol-rp18000-per-dolar-as
source_names:
- CNN Indonesia
image_url: https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/23/destry-damayanti-1776924669269_169.jpeg?w=1200
meta_title: Rupiah Anjlok Rp18.000/USD, BI Janjikan Intervensi Guna Jaga Stabilitas
meta_description: Dolar AS tembus Rp18.000! BI buka suara soal pelemahan rupiah, sebut
  geopolitik Timur Tengah jadi penyebab utama. Siap intervensi!
canonical_url: https://berita.media/rupiah-jeblok-rp18-000-dolar-as-bi-pasrah-jaga-gejolak-pasar
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-04T11:02:33Z'
published_at: '2026-06-04T11:02:33Z'
---

Ceritanya begini. Dolar AS makin menggila, rupanya makin terkapar parah! Mata uang Garuda tercatat dibuka di level Rp18.016 per dolar AS pada Kamis pagi (4/6), melemah 49 poin atau 0,27 persen. Ini bukan sekadar rekor terlemah, ini sudah malu-maluin! CNN Indonesia

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, geleng-geleng kepala. Katanya sih, pelemahan rupiah ini gara-gara tensi geopolitik Timur Tengah yang makin memanas. Gara-gara itu, harga minyak dunia melambung tinggi, bikin inflasi global ngacir, dan modal asing kabur terbirit-birit dari negara berkembang kayak Indonesia. "Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai, sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging," ujar Destry dalam keterangan resminya, Kamis (4/6). Tapi ya gitu deh, salahkan pihak luar terus, kapan mau ngaca?

Bukan cuma faktor eksternal, Destry juga ngaku kebutuhan valas domestik masih gede. Utamanya buat bayar utang luar negeri (ULN) dan repatriasi dividen. Lah, kalau utang numpuk, dividen dipulangin, rupiah mau diapain lagi selain dihajar? Nah, untuk meredam gejolak ini, BI berjanji akan 'meningkatkan intensitas intervensi' demi menjaga stabilitas rupiah. "Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai dengan fundamentalnya," tandas Destry. Kata orang BI sih, intervensi ini dilakukan lewat NDF di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, sampai pembelian SBN di pasar sekunder. Intinya, main tarik ulur biar rupiah gak anjlok parah. CNN Indonesia

Bukan cuma itu, BI juga mau bikin aset keuangan domestik makin kinclong. Caranya, perkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang pro-pasar. Tujuannya? Ya biar modal asing tetap mau masuk, gak pada kabur semua. Tapi, yang paling bikin geleng-geleng kepala, BI terus promosiin penggunaan mata uang lokal buat perdagangan bilateral alias Local Currency Transaction (LCT) sama beberapa negara kayak China, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab. Katanya sih, transaksi LCT udah lumayan gede, US$22,7 miliar sampai April 2026, nyaris sama kayak tahun lalu. Bagus deh kalau gitu, biar gak terlalu bergantung sama dolar AS yang makin perkasa.

Walau rupiah lagi babak belur, BI masih ngeles kalau pergerakan mata uang Garuda masih sejalan sama negara-negara lain di kawasan. "Secara umum, pelemahan rupiah masih sejalan dengan regional. Secara year to date melemah 7,44 persen," kata Destry. Terus, BI juga sesumbar kalau ketahanan eksternal Indonesia masih aman, cadangan devisa tercatat US$146,2 miliar. Tapi rakyat kecil yang tiap hari ngerasain langsung harga kebutuhan pokok naik gara-gara rupiah melemah, kayanya gak peduli sama angka-angka itu. Yang mereka tahu, dompet makin tipis tiap kali mau beli dolar buat bayar cicilan atau belanja barang impor. Habis sudah rupiah kita, dibiarin amblas tak berdaya. CNN Indonesia

---
**Sumber:** [CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260604141859-78-1365333/bi-angkat-suara-soal-rupiah-jebol-rp18000-per-dolar-as)
