---
id: 1B2LxDyJ9UBQ
cluster_id: 41zXHsIEUyQa
title: Rupiah Jeblok Tapi Bank Lokal Gak Goyah, Ini Rahasianya!
slug: rupiah-jeblok-tapi-bank-lokal-gak-goyah-ini-rahasianya
excerpt: Waduh, rupiah kita ambruk lagi, tapi kok sektor perbankan Indonesia adem
  ayem saja ya? OJK bilang ada 'tameng sakti' yang bikin bank-bank lokal ini gak gentar
  digempur dolar Amerika! Ternyata, semua berkat perhitungan cermat dan modal yang
  kokoh, lho!
category: rupiah
tags:
- ojk
- rupiah
- perbankan
- ekonomi
- finansial
source_urls:
- https://bisnis.tempo.co/read/2110710/ojk-ungkap-dampak-pelemahan-rupiah-ke-sektor-pebankan?utm_source=Digital%20Marketing&utm_medium=Babe
source_names:
- Tempo.co
image_url: https://statik.tempo.co/data/2024/11/29/id_1357787/1357787_720.jpg
meta_title: 'OJK: Rupiah Melemah, Perbankan Aman'
meta_description: 'Rupiah tertekan, tapi jangan panik! OJK beberkan fakta mengejutkan:
  stabilitas perbankan Indonesia tetap kokoh berkat posisi devisa neto rendah, NPL
  terkendali, dan likuiditas prima. Simak penjelasannya!'
canonical_url: https://berita.media/rupiah-jeblok-tapi-bank-lokal-gak-goyah-ini-rahasianya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-28T05:01:13Z'
published_at: '2026-06-28T05:01:13Z'
---

Gila, bro! Rupiah kita lagi-lagi digebuk sampai nyaris tembus 18.000 per dolar Amerika Serikat. Data terakhir per Jumat, 26 Juni 2026, ditutup di angka 17.922. Nah, banyak orang panik dong, takut sektor keuangan kita ikut babak belur kayak rupiahnya. Tapi tenang dulu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, kasih bocoran nih, katanya sejauh ini bank-bank kita masih aman sentosa. Tempo.co

Gilanya, meskipun rupiah lagi terseok-seok, Dian Ediana Rae dengan mantap menyatakan kalau pelemahan nilai tukar ini belum bikin gebrakan yang signifikan ke sistem jasa keuangan kita. Memang sih, dia ngaku kalau pelemahan rupiah itu bisa bikin biaya impor membengkak, yang ujung-ujungnya bisa bikin harga-harga pada naik dan daya beli masyarakat kepites. Tapi, nah ini dia yang bikin beda, ternyata bank-bank kita sudah siap siaga banget ngadepin badai ini. Tempo.co

Parahnya lagi, Dian Ediana Rae merinci kenapa perbankan nasional ini kokoh kayak karang. Salah satunya adalah posisi devisa neto atau PDN yang rendah banget, cuma 1,63 persen per April 2026. Angka ini jauh banget di bawah batas aman yang ditetapkan OJK, yaitu 20 persen! PDN ini kan kayak alat ukur buat ngeliat seberapa rentan bank kalau kurs mata uang asing itu loncat-loncat. Nah, karena PDN-nya rendah, bank-bank kita jadi gak gampang kena serangan dari fluktuasi nilai tukar. Tempo.co

Dan bukan main, dari sisi kredit pun gak kalah keren. Angka kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) perbankan nasional masih bersahabat banget, cuma 2,17 persen, jauh di bawah batas 3 persen. Belum lagi urusan likuiditasnya, masih pada aman terkendali. Rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) dan Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) masih di atas ambang batas, alias duitnya pada ngalir lancar. Loan to Deposit Ratio (LDR) juga masih oke banget di angka 86,88 persen, menunjukkan bank masih punya cukup dana buat ngasih pinjaman. Tempo.co

Urusan likuiditas jangka pendek juga udah terjaga banget, dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang tembus 192,37 persen. Gila kan? Jauh di atas batas aman! Tapi ya gitu deh, Dian Ediana Rae juga ngasih peringatan, kalau pelemahan rupiah ini terus berlanjut, bukan gak mungkin bakal ada debitur yang kepayahan bayar utang mereka yang pakai mata uang asing. Nah, di sinilah bank perlu sigap siapin Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang cukup dan modal yang kuat. Untungnya, sampai April 2026, CKPN masih 165,35 persen dari NPL, dan Capital Adequacy Ratio (CAR) bank-bank kita kokoh di 23,97 persen. Pokoknya, meski rupiah digoyang, bank lokal kita masih bernapas lega, bro! Tempo.co

---
**Sumber:** [Tempo.co](https://bisnis.tempo.co/read/2110710/ojk-ungkap-dampak-pelemahan-rupiah-ke-sektor-pebankan?utm_source=Digital%20Marketing&utm_medium=Babe)
