---
id: yRNtAdv4-Wu9
cluster_id: gafO_93fNRAG
title: RUPIAH JUNGKIR BALIK DALAM KEPUTUSAN THE FED DAN PERANG PANAS DUNIA
slug: rupiah-jungkir-balik-dalam-keputusan-the-fed-dan-perang-panas-dunia
excerpt: Siapa sangka, Senin (3/8/2026) awal bulan jadi momen rupiah digdaya! Lonjakannya
  0,24% tembus Rp 17.978 per dolar AS, bikin dompet bergoyang manis. Ini semua gara-gara
  The Fed pura-pura galak tapi malah bikin dolar AS megap-megap. InvestorTrust
category: rupiah
tags:
- rupiah
- the fed
- dolar as
- ekonomi
- pasar keuangan
source_urls:
- https://investortrust.id/financial/111524/rupiah-menguat-di-awal-pekan-ke-posisi-rp-17978-per-dolar-as
source_names:
- InvestorTrust
image_url: https://cdn.investortrust.id/investortrust-bucket/images/1767977359466.jpg
meta_title: Rupiah Menguat 0,24% Dipicu Keputusan The Fed dan Perlambatan Dolar
meta_description: Rupiah perkasa ke Rp 17.978/dolar AS Senin (3/8). Penguatan serentak
  mata uang Asia, dolar AS melemah imbas The Fed dan inflasi global. InvestorTrust
canonical_url: https://berita.media/rupiah-jungkir-balik-dalam-keputusan-the-fed-dan-perang-panas-dunia
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-03T05:03:00Z'
published_at: '2026-08-03T05:03:00Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih cerita emak bapak kita yang bikin gempar jagad perbandingan mata uang! Rupiah kita tercinta, oh indahnya, bergerak menguat perkasa terhadap si raja diraja, dolar Amerika Serikat (AS), pada perdagangan Senin (3/8/2026). Lonjakannya bukan main, 0,24% menghantam jantung para spekulan hingga bertengger di angka Rp 17.978 per dolar AS! Nah ini dia, sebuah pembalikan keadaan yang bikin mata melotot, seolah rupiah habis disuntik vitamin Z. InvestorTrust.

Dan bukan main, si rupiah nggak sendirian dalam pesta penguatan ini. Mata uang lain di benua Asia pun ikutan joget gembira! Yen Jepang membusung dadanya naik 0,57%, rupee India mengekor manis dengan 0,30%, dan baht Thailand tak mau kalah melesat 0,32%. Bahkan si yuan China yang biasanya kalem pun ikutan terangkat 0,03%, won Korea Selatan ngebut 0,73%, dan dolar Singapura merangkak naik 0,14%. Sungguh sebuah koor penguatan yang luar biasa! InvestorTrust.

Parahnya, si raja dolar AS alias indeks dolar AS (DXY) yang biasanya angkuh itu, mendadak lunglai. Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, sampai geleng-geleng kepala melihat DXY kembali ke level 100,3 tapi ternyata melemah hampir 1,5% sepanjang pekan. Ini adalah kinerja mingguan terburuknya dalam tiga bulan terakhir, amblas begitu saja. Ujung-ujungnya, dolar AS tertekan hebat karena investor mulai ragu sama omongan The Fed soal menaklukkan inflasi. InvestorTrust.

Lah gimana tidak, The Fed itu sudah lima kali berturut-turut nahan suku bunga acuannya mentok di situ aja. Ketuanya, Kevin Warsh, memang masih ngecap "komitmen memulihkan stabilitas harga", tapi isinya omongan kosong melulu, nggak ada kepastian arah kebijakan moneter sampai akhir tahun. Akibatnya, harapan kenaikan suku bunga di bulan September yang tadinya sebesar dua pertiga peluang, kini mulai ngambang nggak jelas. Sialnya, di tengah semua ini, perang panas Iran dan AS masih saja membara, bikin harga energi global naik turun nggak karuan, dan tentu saja, bikin pusing soal prospek inflasi! InvestorTrust.

Dan yang bikin geram di dalam negeri, PMI Manufaktur Indonesia versi S&P Global ternyata bangkit dari kubur! Naik jadi 50,2 di Juli 2026, dari posisi memalukan 46,9 di Juni. Ini level tertinggi sejak Februari, artinya aktivitas produksi mulai merangkak lagi setelah empat bulan jadi mayat. Pesanan baru pun mulai stabil. Alhasil, ditengah ancaman global yang mengintai, rupiah justru bisa bernapas lega. InvestorTrust.

---
**Sumber:** [InvestorTrust](https://investortrust.id/financial/111524/rupiah-menguat-di-awal-pekan-ke-posisi-rp-17978-per-dolar-as)
