---
id: fE1-qEJT2Z3L
cluster_id: -WOSMRYUmdnD
title: Rupiah Keluar Zona Merah! Dolar AS Lunglai Diterpa Gencatan Senjata Iran
slug: rupiah-keluar-zona-merah-dolar-as-lunglai-diterpa-gencatan-senjata-iran
excerpt: Jumat 29 Mei 2026, rupiah mendadak ngacir keluar zona merah, menguat 9 poin
  ke Rp 17.836 per dolar AS. Gilanya, dolar AS diperkirakan melemah terus gara-gara
  AS dan Iran sepakat damai, gencatan senjata diperpanjang!
category: uang
tags:
- rupiah
- dolar as
- kurs
- pasar keuangan
- Timur Tengah
source_urls:
- https://investor.id/market/440788/nilai-tukar-rupiah-hari-ini-jumat-29mei-2026-keluar-dari-zona-merah
source_names:
- investor.id
image_url: https://img2.beritasatu.com/cache/investor/960x620-w/2025/05/1747720140-736x463.webp
meta_title: Rupiah Menguat! Dolar AS Lunglai Pasca Kesepakatan Damai Iran
meta_description: Rupiah bangkit dari zona merah, menguat tajam terhadap dolar AS
  pada Jumat, 29 Mei 2026. Penyebabnya? Gencatan senjata Iran dan AS bikin dolar AS
  melemah.
canonical_url: https://berita.media/rupiah-keluar-zona-merah-dolar-as-lunglai-diterpa-gencatan-senjata-iran
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-30T08:01:43Z'
published_at: '2026-05-30T08:01:43Z'
---

Ceritanya begini. Di Jumat pagi yang cerah ini, tepatnya 29 Mei 2026, pasar keuangan global mendadak heboh. Rupiah kita, yang kemarin sempat babak belur, hari ini bangkit dari kubur! Investor.id melaporkan, di jam 09.05 WIB, rupiah langsung ngacir, menguat 9 poin atau 0,05% ke angka Rp 17.836 per dolar AS.

Ini jelas kabar gembira buat dompet kita yang selama ini tergerus pelemahan rupiah. Padahal, baru kemarin sore rupiah ditutup jatuh 46 poin ke Rp 17.847. Tapi apa mau dikata, situasi di Timur Tengah rupanya jadi penentu nasib dolar AS. Dikutip dari US News, dolar AS diperkirakan bakal makin terpuruk. Kenapa? Gara-gara AS dan Iran sepakat bikin gencatan senjata di Timur Tengah dan bahkan mau mencabut pembatasan di Selat Hormuz. Wah, perdamaian kok bikin dolar lemas, ya?

Nah, lihat saja mata uang lain. Euro saja sudah naik 0,03% ke US$ 1,1653. Poundsterling Inggris stabil di $ 1,3445. Dolar Australia tak mau kalah, stabil di US$ 0,7164. Dolar Selandia Baru malah ngegas naik 0,2% ke US$ 0,5946, nyaris jadi yang terkuat dalam dua minggu terakhir. Jenaka sekali cerita ini kalau dipikir-pikir. Yen Jepang pun perkasa, menjauh dari level psikologis 160 per dolar AS yang bikin otoritas Jepang sampai ikut campur tangan. Investor.id, US News

Ujung-ujungnya, dolar AS yang tadinya perkasa, kini diprediksi bakal mengakhiri kenaikan dua minggunya dan tergelincir 0,3% di akhir pekan. Massimiliano Castelli, kepala strategi di UBS Asset Management, blak-blakan bilang, "Mungkin saja setelah krisis di Iran, di Timur Tengah, berakhir, kita memperkirakan dolar AS akan tetap lemah." Dulu, konflik Timur Tengah bikin dolar aman karena dianggap aset aman. Tapi sekarang? Banyak investor justru makin getol diversifikasi, lari dari aset dolar AS. Investor.id, UBS Asset Management

Jadi, begitulah. Pelaku ekonomi sekarang bisa bernapas lega. Rupiah menguat, harapan ekonomi makin cerah. Walau kemarin sempat ada kabar BI perkuat penerapan LCT untuk mitigasi pelemahan rupiah, tapi kali ini kekuatan diplomasi global yang bicara. Perang reda, dolar pun lunglai. Benar-benar tak ada cerita yang berakhir sama di pasar keuangan global. Investor.id

---
**Sumber:** [investor.id](https://investor.id/market/440788/nilai-tukar-rupiah-hari-ini-jumat-29mei-2026-keluar-dari-zona-merah)
