---
id: XabgY7qBfyW2
cluster_id: HO9Qukn09RBS
title: RUPIAH KEMBALI TERJUNGAL BALIK, PASAR GELISAH Menanti RDG BI!
slug: rupiah-kembali-terjungal-balik-pasar-gelisah-menanti-rdg-bi
excerpt: Gebrakan Bank Indonesia di Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI mendatang diperkirakan
  bikin rupiah terpuruk makin dalam. Pelaku pasar dibuat was-was abis, ngeri bung
  acuan BI dinaikin lagi! Antara News Jambi
category: rupiah
tags:
- rupiah
- BI
- RDG BI
- bunga acuan
- dolar AS
- ekonomi
source_urls:
- https://jambi.antaranews.com/berita/662088/rupiah-diprediksi-melemah-seiring-pasar-antisipasi-jelang-rdg-bi
source_names:
- ANTARA News Jambi
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/07/13/nilai-tukar-rupiah-melemah-44-poin-2821219.jpg
meta_title: Prediksi Rupiah Melemah Jelang RDG BI Juli 2026
meta_description: Rupiah diprediksi terpuruk menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG)
  BI Juli 2026. Pelaku pasar cemas BI akan menaikkan bunga acuan. Simak analisanya!
canonical_url: https://berita.media/rupiah-kembali-terjungal-balik-pasar-gelisah-menanti-rdg-bi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-21T05:02:53Z'
published_at: '2026-07-21T05:02:53Z'
---

Gila bro, dengerin nih! Rupiah kita kesayangan ini, eh, malah kayaknya mau pada amblas lagi. Bukan tanpa sebab, para analis pada bisik-bisik, konon katanya pasar lagi pada deg-degan nungguin hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) bulan Juli ini.

Alhasil, Rupiah diprediksi melemah lagi nih, Bang! "Pelaku pasar masih hati-hati mengantisipasi hasil RDG BI yang kemungkinan akan menaikkan bunga acuan menjadi 6 persen," celoteh Rully Nova, seorang analis dari Bank Woori Saudara, ke telinga awak Antara News Jambi kemarin.

Parahnya, di saat yang sama, nilai tukar rupiah kita malah sempat bergerak menguat 11 poin, tipis banget cuma 0,06 persen, nyampe Rp17.937 per dolar AS dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp17.948 per dolar AS. Cuma bertahan bentar, bro, kayak simbiosis mutualisme yang batal. Memang sih, kenaikan BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) di Mei 2026 jadi penyesuaian pertama setelah bunga acuan ngendon di level 4,75 persen sejak September 2025. Tapi lihat aja, rupiah masih terus babak belur sampai nyaris tembus Rp18 ribu per dolar AS awal Juni lalu. Ini bikin jantung pedagang berdegup kencang! Antara News Jambi

Dan bukan main dramatisnya, melalui RDG BI Mingguan pada 9 Juni 2026, BI malah kembali teriak naikin BI-Rate 25 bps. Efeknya, rupiah sih perlahan ngibrit balik ke bawah Rp18 ribu per dolar AS. Eh, tapi jangan senang dulu! BI kan dijadwalkan kembali menggelar RDG Bulanan pada 21-22 Juli 2026. Nah loh, skenario kenaikan bunga lagi udah siap tempur! "Kenaikan suku bunga oleh BI masih diperlukan untuk menjaga kepercayaan pasar dan menstabilkan rupiah," Rully Nova menambahkan, kayak ngasih warning keras. Antara News Jambi

Yang bikin ngeri, pelemahan rupiah ini bukan cuma gara-gara urusan domestik, bro. Eskalasi konflik geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat ikut bikin kacau balau harga minyak mentah dunia pada naik, dan bikin indeks dolar AS makin perkasa. Tahu kan artinya? Dolar makin jadi raja, rupiah makin digoyang! "Harga minyak WTI (West Texas Intermediate) bertahan di 82,6 (dolar AS per barel) sementara Brent 89,2 (dolar AS per barel) dan index dollar naik menjadi 100,94," ungkap Rully Nova lagi, bikin kita semua garuk-garuk kepala. Antara News Jambi

Jadi, siap-siap aja nih, kawan-kawan. Rupiah kita bakal diuji lagi kekuatannya. Mau diajak bertahan atau malah bakal remuk redam kayak kemarin? Cuma RDG BI yang tahu jawabannya. Semoga aja BI punya jurus pamungkas biar rupiah nggak babak belur lagi!

---
**Sumber:** [ANTARA News Jambi](https://jambi.antaranews.com/berita/662088/rupiah-diprediksi-melemah-seiring-pasar-antisipasi-jelang-rdg-bi)
