---
id: UUXwHN8ReE48
cluster_id: EPyEDiqiujt9
title: Rupiah Nyaris Amblas Rp18 Ribu! BI Cuma Bisa Ngomong Jaga Stabilitas
slug: rupiah-nyaris-amblas-rp18-ribu-bi-cuma-bisa-ngomong-jaga-stabilitas
excerpt: Gila bro, rupiah kita nyaris jebol Rp18 ribu per dolar AS! BI cuma bisa sesumbar
  'jaga stabilitas' pakai jurus lama. Rakyat yang kena imbasnya, bukan bank sentralnya.
category: rupiah
tags:
- rupiah
- dolar as
- bank indonesia
- ekonomi
- kurs
source_urls:
- https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260603151248-78-1364952/bi-buka-suara-soal-rupiah-nyaris-tembus-rp18-ribu-per-dolar-as
source_names:
- CNN Indonesia
image_url: https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/04/08/hari-ini-rupiah-masih-lunglai-1744099285813_169.jpeg?w=1200
meta_title: Rupiah Nyaris Rp18 Ribu, BI Sesumbar Jaga Stabilitas
meta_description: Rupiah terpuruk mendekati Rp18.000 per dolar AS. Bank Indonesia
  berjanji 'jaga stabilitas', tapi rakyat sudah terlanjur geram dengan pelemahan nilai
  tukar rupiah.
canonical_url: https://berita.media/rupiah-nyaris-amblas-rp18-ribu-bi-cuma-bisa-ngomong-jaga-stabilitas
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-03T14:03:06Z'
published_at: '2026-06-03T14:03:06Z'
---

Ceritanya begini. Dolar AS makin menggila, rupiah kita babak belur dihajar habis-habisan. Hari ini, Rabu (3/6), rupiah kita nyaris tembus Rp18 ribu, nangkring manis di angka Rp17.954 per dolar AS. Itu rekor terlemah sepanjang sejarah, Gilanya! Kompas, CNN Indonesia.

Bank Indonesia, si penjaga rupiah, akhirnya buka suara. Tapi apa isinya? Cuma janji-janji manis soal 'mencermati perkembangan pasar' dan 'mengambil langkah yang diperlukan'. Kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mereka akan 'senantiasa hadir di pasar dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal'. Lah, kalau sudah begini, apa lagi yang bisa dilakukan selain bicara? CNN Indonesia.

Mereka bilang akan mengoptimalkan 'seluruh instrumen kebijakan' untuk menjaga 'mekanisme pasar berjalan baik' dan 'kecukupan likuiditas valas'. Ini jurus standar setiap kali rupiah terkapar. Mana ada cerita rupiah digebuk terus-terusan tapi tiba-tiba pulih gara-gara omongan manis? Sialnya, rakyat kecil yang merasakan langsung gejolak ini, bukan para pejabat BI yang cuma duduk manis sambil bikin pernyataan pers.

Parahnya lagi, BI malah sibuk ngumumin aturan baru soal pembelian valas tunai, maksimal US$25 ribu per bulan mulai 2026. Terus ada juga soal mendorong transaksi pakai mata uang lokal sama negara lain kayak China, Jepang, dan lain-lain. Ini langkah bagus sih, tapi apakah cukup ampuh buat menahan gempuran dolar AS sekarang juga? Pertanyaannya kan begitu.

Yang bikin geram, stabilitas rupiah katanya tidak hanya urusan BI. Perlu 'sinergi berbagai pihak', katanya. Termasuk Pemerintah, OJK, perbankan, dunia usaha, dan pelaku pasar. Seolah-olah masalahnya bukan pada kebijakan BI sendiri, tapi gara-gara yang lain tidak bersinergi. Padahal jelas-jelas rupiah kita lagi diganyang habis. Ujung-ujungnya, yang tetap menderita adalah rakyat jelata yang harga-harga kebutuhan pokoknya ikut meroket gara-gara dolar mahal. Habis sudah.

---
**Sumber:** [CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260603151248-78-1364952/bi-buka-suara-soal-rupiah-nyaris-tembus-rp18-ribu-per-dolar-as)
