---
id: 8yXUCqTKmZoh
cluster_id: MaocYAkqarr5
title: Rupiah Sekarat! Mahasiswa Jateng Ultimatum Pemerintah Reformasi Jilid 2!
slug: rupiah-sekarat-mahasiswa-jateng-ultimatum-pemerintah-reformasi-jilid-2
excerpt: Pemerintah dituding cuek pada rupiah yang terus terpuruk. Mahasiswa BEM SI
  Jateng bakar uang mainan simbolis dan beri tenggat 18 hari. Ancam Reformasi Jilid
  2 kalau tidak digubris. Kompas.id
category: rupiah
tags:
- Rupiah
- Mahasiswa
- Demo
- Ekonomi
- Reformasi
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/mahasiswa-di-jateng-protes-soal-pelemahan-rupiah-ancam-bakal-demo-reformasi-jilid-2
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/rQ-dfwQLB4s5DrsRBCwFllcNYYg=/1024x768/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/06/05/dca5de4222c532b7a044a09424688186-IMG_0414.jpeg
meta_title: Rupiah Ambyar! Mahasiswa Ancam Reformasi Jilid 2!
meta_description: Rupiah terpuruk, mahasiswa Jateng geram! Bakar uang mainan, segel
  kantor BI, dan beri ultimatum pemerintah. Siap-siap Reformasi Jilid 2!
canonical_url: https://berita.media/rupiah-sekarat-mahasiswa-jateng-ultimatum-pemerintah-reformasi-jilid-2
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-07T14:02:37Z'
published_at: '2026-06-07T14:02:37Z'
---

Siang bolong-bolong, tahu-tahu mahasiswa gelar aksi! Bayangkan — mahasiswa dari Semarang dan Solo, yang tergabung dalam BEM SI Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026) sore jam lima, ngumpul depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah. Tujuan mereka bikin heboh? Mendesak pemerintah yang katanya ngurus negara, tapi malah biarin rupiah ambyar!

Para mahasiswa ini datang dengan spanduk nyinyir: "RIP. Rupiah Sekarat". Enggak cuma itu, sambil orasi di depan kantor BI Jateng, mereka juga bikin spanduk lain: "Turut Berdukacita atas Matinya Rupiah". Gilanya lagi, seolah makin provokatif, mereka kibar-kibarin uang mainan, terus dibakar! Habis itu, tabur bunga di atas sisa-sisa uang mainan yang menyala. Biar makin dramatis, pintu masuk kantor BI disegel pakai spanduk hitam-kuning. Ujung-ujungnya bikin gregetan! Kompas.id

Menurut si Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Semarang, Kevin Priambodo, keresahan ini bukan tanpa sebab. Dia bilang, pemerintah itu seolah pura-pura tidak ada masalah, padahal mata uang kita ringsek parah. "Yang paling parah, saya sangat muak dengan sikap egosentris yang terus dipertahankan Presiden dalam mempertahankan program-program mercusuarnya, arogansinya, dan hal-hal lainnya," cetusnya. Eh, tapi dia buru-buru klarifikasi, pembakaran uang mainan itu bukan buat ngejek gambar pahlawan di rupiah, melainkan simbol kalau nilai rupiah udah kayak mayat hidup yang butuh pertolongan serius. Kompas.id

Penyegelan kantor BI Jateng itu cuma pemanasan, katanya. Ancaman selanjutnya adalah aksi yang lebih gede di kantor pusat BI di Jakarta. Kevin mendesak Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Gubernur BI Perry Warjiyo buat buru-buru bikin jurus jitu biar rupiah bangkit dari kuburnya. Mereka nunggu tindakan nyata, bukan omongan manis yang isinya angin doang. Tenggat waktunya pun jelas, 18 hari! Kalau lewat dari itu, siap-siap aja lihat "Reformasi Jilid 2" meledak di jalanan. Kompas.id

Nah, gimana nih pemerintah? Masih mau santuy sambil lihat rupiah makin babak belur? Kalau tidak segera bergerak, jangan salahkan mahasiswa kalau nanti bikin gebrakan yang lebih dahsyat. Ujung-ujungnya, bukan cuma rupiah yang sekarat, tapi juga reputasi mereka.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/mahasiswa-di-jateng-protes-soal-pelemahan-rupiah-ancam-bakal-demo-reformasi-jilid-2)
