---
id: WzNDx-rXcaEZ
cluster_id: SFZYOfdNk0nj
title: Rusia Diajak Bangun Pabrik Nikel di RI Demi Kendaraan Listrik
slug: rusia-diajak-bangun-pabrik-nikel-di-ri-demi-kendaraan-listrik
excerpt: Indonesia tak mau lagi cuma jadi penjual komoditas mentah ke Rusia! Lewat
  Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, RI ngebet ajak Moskow investasi pabrik hilirisasi,
  mulai dari smelter nikel sampai bahan baku baterai kendaraan listrik. Gilanya, ini
  demi cita-cita RI jadi lima besar ekonomi dunia di 2045!
category: investasi
tags:
- investasi
- rusia
- nikel
- kendaraan listrik
- hilirisasi
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/indonesia-ajak-rusia-investasi-berbasis-hilirisasi
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/cKmTpTlKqWkgPE-KqDaGE1iSvnc=/1024x619/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/07/09/7247d21b4450d6f44421dcc300392b53-IMG_20260708_195824.jpg.jpeg
meta_title: Indonesia Gandeng Rusia Investasi Hilirisasi Nikel dan Energi
meta_description: Indonesia tak mau hanya jadi pasar Rusia, tapi mitra investasi hilirisasi.
  Menteri Perindustrian ajak Rusia bangun smelter nikel dan industri baterai kendaraan
  listrik demi jadi kekuatan ekonomi global.
canonical_url: https://berita.media/rusia-diajak-bangun-pabrik-nikel-di-ri-demi-kendaraan-listrik
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-10T05:03:05Z'
published_at: '2026-07-10T05:03:05Z'
---

Gila bro, dengerin nih! Indonesia udah bukan zamannya lagi cuma jual bijih mentah kayak dulu. Sekarang kita nyari mitra, bukan cuma pembeli. Ini yang digembar-gemborkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat pameran internasional Innaprom 2026 di Ekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026). Dia ngajak Rusia untuk terjun langsung bangun industri bernilai tambah di tanah air, mulai dari sektor mineral, manufaktur, sampai energi. Ujung-ujungnya, ini semua demi Indonesia masuk lima besar ekonomi dunia di tahun 2045! Kompas.id

Nah ini dia yang bikin greget! Indonesia ngebet banget ngerubah peta ekonomi. Kita nggak mau lagi cuma jadi pasar buat produk orang lain, tapi pengen jadi bagian dari rantai produksi global. "Indonesia adalah negara industri yang mencari mitra. Kita hadir bukan hanya sebagai pasar untuk menjual produk, melainkan mitra untuk membangun bersama," tegas Agus Gumiwang, seperti dilansir Kompas.id. Pernyataannya ini disampaikan di tengah dialog panas yang digelar di sela-sela pameran. Setidaknya, sudah ada enam kesepakatan yang ditandatangani di sana, sebagian merupakan kelanjutan dari perjanjian Desember 2025 lalu. "Keberhasilan sesungguhnya nanti akan diukur dari smelter yang dibangun, usaha patungan yang ditandangi, serta kapal dan arus perdagangan yang bergerak secara teratur antara kedua negara," tambahnya lagi, Kompas.id.

Alhasil, hubungan ekonomi RI-Rusia ini ternyata lagi adem ayem, bro. Nilai perdagangan bilateral mereka di 2025 tembus 4,8 miliar dolar AS, naik 5,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Ekspor Indonesia ke Rusia pun ngebut 7,5 persen, jadi 1,8 miliar dolar AS. Selama ini, Indonesia pasok karet, kopi, alas kaki, elektronik, dan bahan kimia. Gantian, Rusia kirim pupuk, baja, serealia, sampai produk dirgantara. Kompas.id

Parahnya, sekarang Indonesia lagi serius ngebangun industri pengolahan di dalam negeri lewat kebijakan hilirisasi sumber daya alam. Ini peluang emas buat investor asing, terutama buat nyuplai bahan baku baterai kendaraan listrik. Bayangin aja, cadangan nikel Indonesia itu paling gede sedunia! Belum lagi bauksit, timah, dan tembaga yang melimpah ruah. "Jika satu dekade lalu Indonesia masih mengekspor bijih mentah, kini pemerintah telah membangun berbagai fasilitas pengolahan, mulai dari smelter, kilang pemurnian, hingga industri bahan baku baterai," beber Agus Gumiwang, Rabu (8/7/2026). Jadi, buat pabrikan yang pusing cari pasokan bahan baku baterai dan baja, ini bukan mimpi lagi. "Industri itu sudah beroperasi. Kami mengajak investasi pada tahap berikutnya, mulai dari smelter, pemurnian, prekursor, hingga material baterai," tegasnya, Kompas.id. Keren banget kan? Kompas.id

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/indonesia-ajak-rusia-investasi-berbasis-hilirisasi)
