---
id: up1IWdsBSw7P
cluster_id: Mgc7avC0AE_I
title: SALIM PUN DICOLOK RUPIAH LEMAH, CUAN INDOFOOD AMBLAS 19 PERCENT!
slug: salim-pun-dicolok-rupiah-lemah-cuan-indofood-amblas-19-percent
excerpt: Gilanya, meski penjualan Indofood Sukses Makmur milik konglomerat Anthoni
  Salim naik 9 persen, laba bersihnya malah susut tajam 19 persen di paruh pertama
  2026. Pundi-pundi perusahaan tergerus hebat oleh pelemahan rupiah yang bikin rugi
  selisih kurs membengkak. Ujung-ujungnya, cuan bersih cuma Rp4,72 triliun saja, bikin
  geleng-geleng!
category: rupiah
tags:
- indofood
- anthoni salim
- rupiah
- laba bersih
- ekonomi
source_urls:
- https://wartaekonomi.co.id/read626291/meski-penjualan-naik-9-cuan-indofood-milik-salim-susut-akibat-pelemahan-rupiah
source_names:
- Warta Ekonomi
image_url: https://foto.wartaekonomi.co.id/files/arsip_foto_2025_03_26/anthoni_salim_054708_small.jpg
meta_title: Indofood Milik Salim Susut Cuan 19% Akibat Rupiah Lemah
meta_description: Penjualan naik, tapi laba bersih Indofood tergerus 19% akibat pelemahan
  rupiah. Cek kronologi lengkapnya di sini!
canonical_url: https://berita.media/salim-pun-dicolok-rupiah-lemah-cuan-indofood-amblas-19-percent
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-03T05:02:53Z'
published_at: '2026-08-03T05:02:53Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Perusahaan raksasa Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), yang notabene milik juragan papan atas Anthoni Salim, kayaknya lagi kena hantaman dahsyat di paruh pertama tahun 2026 ini. Penjualan sih naik kenceng 9 persen, tapi laba bersihnya malah anjlok 19 persen, turun jadi cuma Rp4,72 triliun aja. Parahnya, ini semua gara-gara rupiah kita yang makin melempem, bikin perusahaan pusing tujuh keliling karena rugi selisih kurs belum terealisasi makin nggelembung. Warta Ekonomi

Jadi gini ceritanya, kalau kita bedah laporan keuangan semester I 2026, penjualan neto konsolidasinya memang berhasil melesat 9% secara tahunan, tembus Rp65,53 triliun dari sebelumnya Rp59,84 triliun. Laba usahanya juga ikut naik 14%, nyampe Rp13,29 triliun, dengan margin yang masih oke di angka 20,3%. Nah, di sinilah letak lucunya, Mas Bro! Di saat pendapatan usaha moncer, eh malah laba bersihnya yang dapat pukulan telak. Justru rugi selisih kurs yang membengkak akibat rupiah terkapar jadi biang keroknya. Celakanya, duit yang bisa dibawa pulang pemilik jadi susut dari Rp5,84 triliun jadi Rp4,72 triliun. Warta Ekonomi

Tapi jangan salah sangka dulu, kalau ngomongin core profit, alias keuntungan murni dari operasional bisnis, Indofood masih nunjukkin giginya. Pertumbuhannya malah 7% jadi Rp6,18 triliun, naik dari Rp5,78 triliun di periode yang sama tahun lalu. Ini artinya, bisnis intinya sebenarnya masih ngebut, cuma ya itu tadi, faktor nilai tukar yang bikin laporan laba bersih kelihatan babak belur. Mana ada cerita begini berakhir baik buat neraca. Warta Ekonomi

Sang juragan besar, Anthoni Salim, sebagai Direktur Utama pun mengakui kalau perseroan masih berusaha keras mempertahankan kinerja di tengah badai ketidakpastian global. "Di tengah ketidakpastian global yang terus berlangsung, Indofood membukukan kinerja yang solid pada semester pertama di tahun 2026 ini. Kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," ujar Pak Salim dengan nada prihatin, dikutip Senin (3/8/2026). Warta Ekonomi

Manajemen Indofood berjanji akan terus berjuang, fokus jaga pertumbuhan, imbangin antara ambil pasar sama untung, dan jaga kesehatan neraca. Tapi ya balik lagi, gempuran rupiah yang lemah ini memang PR besar banget buat perusahaan yang banyak punya utang pakai mata uang asing. Habis sudah nasib laba bersihnya, kena senggol kurs! Warta Ekonomi

---
**Sumber:** [Warta Ekonomi](https://wartaekonomi.co.id/read626291/meski-penjualan-naik-9-cuan-indofood-milik-salim-susut-akibat-pelemahan-rupiah)
