---
id: zJA_DD8ADo-m
cluster_id: DkvFPfkjhH3U
title: 'SEKOLAH ELIT KENA SYAK: MBG Cuma Buat Rakyat Jelata, Sekolah Mewah Didepak!'
slug: sekolah-elit-kena-syak-mbg-cuma-buat-rakyat-jelata-sekolah-mewah-didepak
excerpt: 'Gilanya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digembar-gemborkan ternyata
  punya pilih bulu! Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengeluarkan puluhan sekolah
  swasta elite dari daftar penerima bantuan, alasannya klasik: ''tidak membutuhkan''.
  Wah, nasib anak-anak rakyat jelata makin miris saja nih!'
category: MBG
tags:
- MBG
- Badan Gizi Nasional
- Sekolah Swasta
- Pendidikan
- Bantuan Sosial
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260828150339-4-763151/bgn-sekolah-swasta-elit-tidak-lagi-terima-mbg
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/08/28/menteri-keuangan-menkeu-purbaya-yudhi-sadewa-menerima-kepala-badan-gizi-nasional-sudaryono-bersama-timnya-datang-untuk-menyamp-1787902146450_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: 'MBG Tolak Sekolah Elit: Program Gizi Cuma Buat Rakyat Jelata?'
meta_description: Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sekolah swasta elite dari
  program Makan Bergizi Gratis (MBG). Benarkah bantuan gizi kini hanya untuk rakyat
  jelata? Cek faktanya!
canonical_url: https://berita.media/sekolah-elit-kena-syak-mbg-cuma-buat-rakyat-jelata-sekolah-mewah-didepak
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-28T17:01:42Z'
published_at: '2026-08-28T17:01:42Z'
---

Parahnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menyentuh semua lapisan kini berulah. Badan Gizi Nasional (BGN) diam-diam menendang sekitar 80-an sekolah swasta 'elite' dari daftar penerima program bergengsi ini. Alasan Sudaryono, juru bicara BGN, sungguh bikin geleng-geleng kepala: sekolah-sekolah ini dianggap tidak lagi membutuhkan bantuan gizi, CNBC Indonesia. Ini jelas-jelas menunjukkan kalau MBG punya daftar prioritas sendiri, bukan untuk semua orang!

Ujung-ujungnya, alokasi anggaran negara jadi pertimbangan utama. Sudaryono blak-blakan bilang, penyisiran ini demi efektivitas. Jadi, kalau sekolahmu termasuk swasta 'mewah' seperti Jakarta Intercultural School (JIS), Cikal, SMA Taruna Nusantara, atau Kemala Bhayangkari, jangan harap bisa mencicipi program MBG lagi. Mereka sudah dicoret habis, CNBC Indonesia. Kebijakan ini jelas menimbulkan tanda tanya besar: apakah hanya sekolah biasa yang berhak mendapatkan gizi gratis?

Yang bikin geram lagi, sekolah-sekolah berasrama yang sudah punya program gizi sendiri pun ikut kena imbas. Contohnya, SMA Taruna Nusantara yang diklaim Sudaryono sudah punya menu makan lengkap, jadi tidak lagi masuk skema MBG, CNBC Indonesia. Ini semakin mempertegas bahwa MBG punya standar ganda. Kenapa bantuan yang diperuntukkan untuk gizi harus dipersulit dengan status ekonomi atau fasilitas sekolah?

Alhasil, daftar sekolah yang 'didepak' dari MBG ini konon bisa diintip lewat laman Radar MBG. Sudaryono dengan percaya diri menyarankan siapa saja untuk mengeceknya, cukup masukkan nama sekolah incaran, maka akan tertera keterangan "tidak mendapatkan alokasi MBG", CNBC Indonesia. Nah ini dia, sebuah kebijakan yang seharusnya transparan malah terkesan sembunyi-sembunyi. Kebijakan seperti ini jelas akan menimbulkan kecurigaan publik, apalagi jika hanya menyasar sekolah-sekolah yang dianggap kurang mampu.

Habis sudah. Program MBG yang digadang-gadang sebagai solusi gizi anak bangsa kini justru memantik kontroversi baru. Dengan menyaring sekolah-sekolah berdasarkan citra 'elite' atau fasilitas internal, BGN justru menciptakan jarak baru. Apakah ini berarti anak-anak dari sekolah swasta kaya tidak perlu lagi dipedulikan gizinya? Jawaban atas pertanyaan ini hanya BGN yang tahu, tapi yang pasti, rakyat kecil makin merasa terpinggirkan dalam program yang seharusnya untuk mereka, CNBC Indonesia.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260828150339-4-763151/bgn-sekolah-swasta-elit-tidak-lagi-terima-mbg)
