---
id: k5u-ODdJn_w2
cluster_id: CTdNgHUWGOkX
title: Sekolah Masih Jadi Arena Angker! Lima Kelompok Murid Jadi Sasaran Empuk Bullying
slug: sekolah-masih-jadi-arena-angker-lima-kelompok-murid-jadi-sasaran-empuk-bullying
excerpt: Gila, sekolah yang katanya tempat menimba ilmu malah jadi arena seram buat
  anak-anak kita! Mendikdasmen Abdul Mu'ti bongkar lima kelompok murid yang paling
  gampang jadi korban bullying. Yang lemah, yang beda, yang kurang mampu — semua jadi
  sasaran empuk!
category: bullying
tags:
- bullying
- pendidikan
- sekolah
- anak
- korban bullying
source_urls:
- https://kumparan.com/kumparannews/mendikdasmen-ungkap-5-kelompok-murid-paling-rentan-bullying-di-sekolah-27T9MxOjBPe
source_names:
- Kumparan.com
image_url: https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/01kc9japsxg19bj47vye358vwm.jpg
meta_title: 5 Kelompok Murid Paling Rentan Jadi Korban Bullying di Sekolah
meta_description: Mendikdasmen Abdul Mu'ti ungkap 5 kelompok murid yang paling rentan
  jadi korban bullying di sekolah. Apakah anak Anda termasuk?
canonical_url: https://berita.media/sekolah-masih-jadi-arena-angker-lima-kelompok-murid-jadi-sasaran-empuk-bullying
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T20:01:42Z'
published_at: '2026-05-25T20:01:42Z'
---

Ceritanya begini. Sekolah seharusnya jadi tempat aman buat anak-anak belajar dan berkembang. Tapi kenyataannya, alamak! Malah jadi sarang perundungan yang bikin merinding. Mendikdasmen Abdul Mu'ti sendiri yang angkat suara di seminar "Budaya Sekolah Aman dan Nyaman" beberapa waktu lalu. Beliau blak-blakan bilang, sekolah kita ini belum sepenuhnya aman. Pelaku dan bentuk bullying makin beragam, bikin pusing tujuh keliling. Kumparan.com

Dan yang bikin geram, ternyata ada kelompok-kelompok murid yang jadi sasaran paling empuk. Ini bukan soal tebak-tebakan, tapi realitas pahit yang diungkap langsung oleh orang nomor satu di pendidikan dasar dan menengah. Relasi kuasa, itu dia intinya. Si kuat mengganyang si lemah. Si punya kekuatan — entah itu fisik, status, atau sekadar popularitas — seenaknya menindas yang dianggap tidak punya apa-apa. Ini yang disebut Mu'ti sebagai 'the powerful kepada the powerless'. Betul-betul bikin ngelus dada. Kumparan.com

Nah, ini dia lima kelompok yang paling sering kebagian apes. Pertama, yang fisiknya lemah. Ini termasuk anak-anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas. Mereka dianggap mangsa gampang, tanpa perlawanan. Yang kedua, jangan kaget — murid perempuan! Ya, sebagian besar korban bullying ternyata siswi. Mungkin karena dianggap lebih mudah ditakut-takuti atau dipermalukan. Parahnya, penampilan fisik sering jadi alasan. Kumparan.com

Kelompok ketiga, ini yang bikin miris. Murid dari keluarga ekonomi rendah. Cukup lihat dari pakaian lusuh atau penampilan yang beda dari teman sebayanya, langsung jadi target. Lalu yang keempat, siswa dengan nilai akademik rendah. Lingkungan sekolah yang suka membanding-bandingkan itu justru jadi bensin buat api bullying. Siapa yang nilainya jelek, siap-siap saja diledek. Terakhir, kelima, murid yang punya kondisi fisik berbeda. Mungkin karena tinggi badan, warna kulit, atau hal lain yang bikin mereka 'stand out' tapi malah jadi bahan ejekan. Kumparan.com

Jadi, bayangkan saja. Anak-anak yang seharusnya fokus belajar, malah disibukkan sama rasa takut dan cemas setiap hari. Mereka datang ke sekolah bukan untuk menimba ilmu, tapi untuk bertahan hidup dari serangan verbal atau fisik. Ini bukan cerita horor, ini fakta yang terjadi di sekolah kita. Entah sampai kapan budaya angker ini bisa hilang. Kumparan.com

---
**Sumber:** [Kumparan.com](https://kumparan.com/kumparannews/mendikdasmen-ungkap-5-kelompok-murid-paling-rentan-bullying-di-sekolah-27T9MxOjBPe)
