---
id: 3Ava4LG9w_dz
cluster_id: aW06xZFts_aP
title: SIAPAKAH GURITA KOPERASI DESA YANG DILEMBEKAN KEMENKOP?
slug: siapakah-gurita-koperasi-desa-yang-dilembekan-kemenkop
excerpt: Kementerian Koperasi (Kemenkop) kelihatan sibuk 'menggembleng' pengurus Koperasi
  Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan program magang delapan hari. Duit
  rakyat dipakai buat program yang ujung-ujungnya bikin pengurus makin 'gemuk' dompetnya
  atau beneran bangun koperasi?
category: KDKMP
tags:
- koperasi
- kemenkop
- desa
- magang
- korupsi
source_urls:
- https://rm.id/baca-berita/government-action/323871/kemenkop-tekankan-program-magang-pengurus-kdkmp-bekal-bangun-koperasi-modern
source_names:
- RM.ID
image_url: https://rm.id/images/berita/med/kemenkop-tekankan-program-magang-pengurus-kdkmp-bekal-bangun-koperasi-modern_323871.jpg
meta_title: 'Magang Koperasi Desa: Bekal atau Beban Anggaran?'
meta_description: Kemenkop 'gembleng' pengurus KDKMP. Tapi apakah program magang ini
  benar-benar meningkatkan kesejahteraan atau hanya pemborosan anggaran? Fakta di
  lapangan bicara!
canonical_url: https://berita.media/siapakah-gurita-koperasi-desa-yang-dilembekan-kemenkop
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-30T05:01:26Z'
published_at: '2026-08-30T05:01:26Z'
---

Gila bro, dengerin nih! Kemenkop ternyata punya gawean baru, ngasih 'pelatihan kilat' buat para pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang katanya programnya berlangsung delapan hari. Katanya sih biar KDKMP ini jadi wadah penyatu potensi ekonomi desa, biar masyarakat makin sejahtera, tapi kok ya gayanya kayak arisan RT yang modalnya gedean. Alhasil, mereka digembleng habis-habisan, eh tapi kok yang dibawa pulang justru ilmu dari Kopontren Sunan Drajat di Lamongan dan Kopontren Al-Ittifaq di Bandung, Jawa Barat. Memangnya pondok pesantren sekarang jadi pusat pelatihan koperasi kelas dunia, apa gimana ceritanya? RM.ID

Yang bikin greget, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, sesumbar kalau para peserta pulang bawa "bekal pembelajaran nyata mengenai pengelolaan koperasi yang profesional, produktif, dan berkelanjutan." Lah, nyata gimana? Kalau cuma dikasih teori sebentar terus diajak keliling pesantren, apa itu namanya sudah profesional? Celakanya lagi, Destry ngakunya keberhasilan magang bukan cuma dari kehadiran, tapi dari "langkah nyata yang lahir setelah peserta kembali ke daerah." Nah loh, siapa yang bisa jamin "langkah nyata" itu bukan cuma basa-basi buat nutupin anggaran yang sudah kepakai? Ujung-ujungnya cuma bikin para pengurus makin pede buat 'main' anggaran desa. RM.ID

Parahnya, Destry dengan lantang menekankan peran strategis para pengurus KDKMP sebagai "ujung tombak dalam menghadirkan koperasi yang modern, produktif, dan responsif." Modern apanya coba kalau yang diurusin cuma nasib pengurusnya sendiri? Kalau sampai koperasi desa ini sehat dan kuat, otomatis dong fondasi ekonomi desa makin kokoh. Tapi lihat saja nanti, apa beneran bakal ada perubahan atau cuma ganti muka di kepengurusan tapi isinya sama saja. Emangnya ada cerita sukses koperasi desa yang pengurusnya datang dari pelatihan kilat begini? RM.ID

Yang bikin makin mangkel, peserta magang ini konon 54 orang dari 31 provinsi yang katanya sudah punya sertifikat pelatihan perkoperasian dasar. Pertanyaannya, kalau sudah punya sertifikat, kenapa masih perlu magang delapan hari lagi? Apa jangan-jangan sertifikatnya itu cuma kertas kosong yang bisa dicetak sembarangan? Metode pelatihannya pun cuma 'skema' pembekalan materi dan studi kunjungan, plus praktik langsung yang nggak seberapa. Padahal, materi pembelajarannya mencakup regulasi, strategi kebijakan, dan tata kelola koperasi. Dikasih bahan 'wah' tapi latihannya cuma kayak kursus singkat. Habis sudah, kasihan masyarakat desa kalau begini terus pengelolaan ekonominya. RM.ID

---
**Sumber:** [RM.ID](https://rm.id/baca-berita/government-action/323871/kemenkop-tekankan-program-magang-pengurus-kdkmp-bekal-bangun-koperasi-modern)
