---
id: D_DPOWbyerFi
cluster_id: 1iXAd6cg8KHA
title: SIASAT GILA Glory Harimas Jual Titik MBG Rp 100 Juta
slug: siasat-gila-glory-harimas-jual-titik-mbg-rp-100-juta
excerpt: 'Edan! Glory Harimas Sihombing, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review,
  kini ditetapkan sebagai tersangka baru dalam skandal makan bergizi gratis (MBG).
  Dia diperintahkan eks Kepala BGN Dadan Hindayana untuk menjual titik Satuan Pelayanan
  Pemenuhan Gizi (SPPG) seharga Rp 100 juta per titik!,

  detikNews'
category: MBG
tags:
- Korupsi MBG
- Glory Harimas
- Dadan Hindayana
- SPPG
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8537785/glory-harimas-tersangka-korupsi-mbg-jual-sppg-ke-mitra-rp-100-juta-per-titik
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/18/ketua-yayasan-glory-harimas-jadi-tersangka-baru-kasus-korupsi-mbg-1781797817199_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Glory Harimas Tersangka Korupsi MBG, Jual Titik SPPG Rp 100 Juta
meta_description: Ketua Yayasan Glory Harimas Sihombing jadi tersangka baru korupsi
  MBG, diduga menjual titik SPPG seharga Rp 100 juta per titik ke mitra Dadan Hindayana.
  Begini kronologinya!
canonical_url: https://berita.media/siasat-gila-glory-harimas-jual-titik-mbg-rp-100-juta
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-19T05:01:01Z'
published_at: '2026-06-19T05:01:01Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Aktor baru dalam pusaran korupsi makan bergizi gratis (MBG) akhirnya terungkap. Kali ini giliran Glory Harimas Sihombing, sang Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, yang dicokok dan ditetapkan sebagai tersangka baru. Namanya disebut-sebut terlibat dalam skema busuk penjualan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Nah ini dia, perintahnya datang langsung dari eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, untuk mencari dan menjual titik-titik tersebut dengan harga fantastis, konon sampai Rp 100 juta per titik!-
detikNews

Bukan main giri ini, Bro! Glory ini bukan calo sembarangan, dia diperintah buat 'membebalkan' titik SPPG yang seharusnya melayani rakyat. Ujung-ujungnya, duitnya mengalir ke kantong pribadi, bukan untuk gizi anak bangsa. "Saya bisa, kurang lebih dulu, ya, karena mungkin masih bisa bergulir, ya, berikutnya, ya, masih bisa bergulir, tapi yang kita lihat sekarang sekitar kurang lebih sekitar Rp 100 juta," beber Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, dengan nada geram kepada wartawan di Kejagung, Jakarta, Kamis (18/6/2026)-
detikNews. Memang sadis dan nekat!-

Parahnya lagi, penetapan harga jual titik SPPG ini nggak main-main, Bro. Harganya bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah, tergantung "nilai jual"-nya katanya. Dan jangan kira duitnya cuma masuk sekali transferan, oh tidak! Glory ini ternyata memberikan uang hasil penjualan haram itu kepada Dadan secara berkala, nggak sekaligus, tapi sesuai kebutuhan. "Jadi, memang bervariasi, ya. Jadi, mungkin puluhan sampai ratusan juta," ungkap Syarief-
detikNews. Gilanya lagi, dia menambahkan, "Untuk pemberian itu, itu tidak dilakukan sekali, ya. Tidak dilakukan sekali, tapi ada yang secara berkala, ya, ada yang secara mungkin kalau diperlukan (uangnya). Jadi, tidak sekali."-
detikNews

Yang bikin geram, sampai saat ini pihak Kejaksaan Agung masih terus menghitung jumlah total uang 'setoran' haram dari Glory ke Dadan. Durasi pemberian uang ini pun sudah berlangsung lumayan lama, Bro, dari awal tahun 2025 sampai sekarang. "Kalau jumlahnya, memang sedang kita hitung sampai saat ini. Berapa pastinya, ya? Karena ini dilakukan selama beberapa bulan dari mulai tahun 2025 sampai dengan saat ini," kata Syarief-
detikNews. Dan yang bikin merinding, ternyata Glory dan Dadan ini sudah kenal jauh sebelum kasus ini terkuak, bahkan sebelum tahun 2024!-

"Masalah perkenalan, memang betul, Saudara GHS ini sudah kenal dengan Saudara DH itu sebelum tahun 2025. Sebelum tahun 2025, jadi sekitar sebelum tahun 2024 pun sudah, memang sudah kenal dengan Saudara DH," imbuhnya-
detikNews. Jadi, ini bukan cuma kasus korupsi biasa, tapi sudah direncanakan matang. Alhasil, para tikus-tikus berkerah ini harus segera digulung habis sampai ke akarnya!-

Habis sudah cerita kali ini, Bro! Jadi makin jelas kan sepak terjang para pejabat yang rakus ini. Jual beli 'jabatan' dan proyek rakyat demi keuntungan pribadi, sungguh perbuatan tercela yang nggak bisa ditoleransi.-
detikNews

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8537785/glory-harimas-tersangka-korupsi-mbg-jual-sppg-ke-mitra-rp-100-juta-per-titik)
