---
id: -bSys0onI1IT
cluster_id: s1jD7uhdofBr
title: Sikat Terorisme! Pemkot Jaktim Gandeng 24 Ormas Berantas Radikalisme!
slug: sikat-terorisme-pemkot-jaktim-gandeng-24-ormas-berantas-radikalisme
excerpt: Gila bro! Pemkot Jaktim tak mau kecolongan ancaman terorisme dan radikalisme.
  Sebanyak 24 ormas digandeng untuk jadi garda terdepan deteksi dini. Wali Kota Munjirin
  tekankan peran aktif masyarakat, jangan sampai ideologi kekerasan merusak sendi-sendi
  bangsa. Antara News
category: ormas
tags:
- terorisme
- radikalisme
- ormas
- pemkot jaktim
- kesbangpol
source_urls:
- https://www.antaranews.com/berita/5582656/pemkot-jaktim-gandeng-24-ormas-cegah-terorisme-dan-radikalisme
source_names:
- ANTARA News
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/05/26/InShot_20260526_083112481.jpg
meta_title: Jaktim Gandeng 24 Ormas Berantas Terorisme & Radikalisme
meta_description: Wali Kota Jaktim Munjirin gandeng 24 ormas untuk deteksi dini ancaman
  terorisme & radikalisme. Edukasi, toleransi, dan peran akar rumput jadi kunci.
canonical_url: https://berita.media/sikat-terorisme-pemkot-jaktim-gandeng-24-ormas-berantas-radikalisme
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T05:01:23Z'
published_at: '2026-05-26T05:01:23Z'
---

Ceritanya begini. Ancaman terorisme dan radikalisme itu bukan main-main, Bung! Di Jakarta Timur, Pemkot sadar betul bahayanya. Makanya, mereka nggak main-main. Langsung saja, 24 organisasi kemasyarakatan (ormas) digandeng. Tujuannya? Biar jadi mata dan telinga di akar rumput. Wali Kota Munjirin sendiri yang ngomong, peran aktif masyarakat itu krusial banget untuk deteksi dini. Jangan sampai gerakan radikal dan terorisme tumbuh subur di kota kita. Antara News

Acara yang digelar Suku Badan Kesbangpol Jakarta Timur ini bukan sekadar kumpul-kumpul. Ini soal kesadaran! Sekretaris Kota Jakarta Timur, Eka Darmawan, menegaskan pentingnya sosialisasi ini untuk meningkatkan kewaspadaan. Bukan cuma itu, acara ini jadi wadah buat ngumpulin masukan dari ormas. Ibaratnya, mereka itu duet maut sama Pemkot. Ormas kan dekat banget sama warga, tahu seluk-beluknya. Jadi, kalau ada potensi ancaman, bisa cepat diantisipasi. Komunikasi dan edukasi jadi kunci utamanya, kata Eka. Antara News

Yang bikin geram, kata Eka lagi, jangan sampai kita salah tuduh. Isu radikalisme dan terorisme ini jangan sampai bikin kita seenaknya nyetigma kelompok agama atau ras tertentu. Penanganannya harus adil, proporsional, jangan sampai malah bikin pecah belah. Ini bukan cuma soal keamanan aja, tapi butuh pendekatan multi-dimensi. Semua unsur masyarakat, termasuk ormas, harus dilibatkan. Makanya, dalam sosialisasi ini, pesertanya dibekali pengetahuan soal pola penyebaran paham radikal, strategi pencegahannya di masyarakat, dan pentingnya toleransi serta persatuan. Benteng terakhir kita itu! Antara News

Nah ini dia harapan besarnya. Eka berharap, dengan adanya acara ini, seluruh elemen masyarakat, terutama ormas, jadi makin gahar dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi ancaman. Demi apa? Demi keamanan dan ketertiban di Jakarta Timur. Biar tetap kondusif. Jadi, jangan kaget kalau ke depan ormas makin garang memberantas terorisme dan radikalisme. Mereka itu pahlawan tanpa tanda jasa, yang diam-diam menjaga kita semua. Antara News

---
**Sumber:** [ANTARA News](https://www.antaranews.com/berita/5582656/pemkot-jaktim-gandeng-24-ormas-cegah-terorisme-dan-radikalisme)
