---
id: pm5PvoKTpd2W
cluster_id: o1hQxGXO09xm
title: Singapura Diguncang PHK Massal, 4.500 Jiwa Terlunta-lunta
slug: singapura-diguncang-phk-massal-4-500-jiwa-terlunta-lunta
excerpt: Gila, Singapura dilanda badai PHK lagi! Kuartal II-2026 ini jadi yang terparah
  dalam lima tahun terakhir, 4.500 pekerja jadi korban nasib sial. Angka ini naik
  tajam dari kuartal sebelumnya, bikin rekor baru di pasar tenaga kerja yang katanya
  kuat.
category: phk
tags:
- phk
- singapura
- ekonomi
- tenaga kerja
- restrukturisasi
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8603555/gelombang-phk-makin-besar-di-singapura-4-500-orang-jadi-korban
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2020/10/27/ilustrasi-kena-phk_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'PHK Massal di Singapura: 4.500 Pekerja Terlunta-lunta'
meta_description: Singapura diguncang gelombang PHK terparah dalam lima tahun terakhir
  di kuartal II-2026. 4.500 pekerja jadi korban restrukturisasi bisnis, bikin pasar
  tenaga kerja porak-poranda.
canonical_url: https://berita.media/singapura-diguncang-phk-massal-4-500-jiwa-terlunta-lunta
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-06T05:02:23Z'
published_at: '2026-08-06T05:02:23Z'
---

Alamak! Gawat darurat, bro! Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Singapura makin ganas saja di kuartal II-2026 ini. Ujung-ujungnya, 4.500 pekerja harus rela kehilangan pekerjaan, angka ini pecah rekor tertinggi sejak kuartal IV-2020! Kaget nggak lo? Pasar tenaga kerja yang katanya tangguh itu pun ternyata cuma omong kosong belaka, terbukti dari data Kementerian Tenaga Kerja Singapura (MOM) yang dirilis 31 Juli lalu. Ini bikin tingkat PHK meroket jadi 1,9 per 1.000 pekerja, naik dari sebelumnya yang cuma 1,6 per 1.000 pekerja. Parahnya, kenaikan ini konsentrasi di sektor-sektor ekspor yang emang lagi diobrak-abrik restrukturisasi bisnis, bikin karyawan pontang-panting cari kerja baru. 

Dan bukan main, ini nggak cuma nyerempet pekerja level bawah lho. Laporan dari Channel News Asia menyebutkan, kenaikan PHK juga terjadi di kalangan pekerja bergelar sarjana, terutama yang usianya 50-59 tahun. Tingkat PHK di kelompok usia ini naik dari 2,8 ke 3,1 per 1.000 pekerja tetap. Yang bikin geram, restrukturisasi besar-besaran di sektor profesional dan berbasis pengetahuan itu justru bikin karyawan yang tadinya mapan jadi terlempar ke jalanan. Padahal, konon katanya ini buat perbaikan, tapi malah bikin makin banyak yang kejang-kejang cari nafkah. Ujung-ujungnya, mereka yang punya gelar sarjana pun harus menelan pil pahit senasib sama pekerja lain yang makin hari makin terdesak.

Tapi nih, yang bikin herannya, di tengah badai PHK ini, total lapangan kerja justru bertambah! Gila, kan? Sebanyak 10.700 pekerja baru terserap di kuartal II-2026, nerusin tren positif 19 kuartal berturut-turut. Pertumbuhan ini emang didorong sama sektor layanan publik dan esensial, tapi yang lebih banyak nyerap itu emang pekerja nonresiden, utamanya di sektor konstruksi sama manufaktur. Nah, tingkat pengangguran pun masih aman di angka 2% secara keseluruhan. Cuma ya itu, angkanya sih bagus, tapi ribuan orang yang baru aja di-PHK itu nasibnya gimana coba? Menteri Tenaga Kerja Singapura sendiri bilang, permintaan tenaga kerja masih tangguh, lho. Angka perusahaan yang mau rekrut naik, yang mau naik gaji juga naik. Aneh banget kan? Seolah PHK massal ini cuma kayak angin lalu aja buat mereka. Mana ada cerita begini berakhir baik, bro? DetikFinance.

Meski begitu, jangan senang dulu. Angka PHK di Singapura ini, alamak, masih jauh lebih mendingan ketimbang krisis finansial global 2009 lalu yang sampai belasan ribu orang keok tiap kuartal. Bahkan pas pandemi COVID-19 kemarin, angkanya juga nggak kalah sadis, berkisar antara 5.640 sampai 9.120 pekerja per kuartal. Jadi, walaupun 4.500 orang itu banyak banget dan bikin heboh se-Singapura, ternyata masih 'lebih baik' dibanding masa lalu yang lebih kelam. Tapi tetep aja, kebayang nggak sih 4.500 orang itu mendadak nganggur, bikin dapur pada ngebul nggak? Ini fakta yang bikin kita harus geleng-geleng kepala, betapa rentannya ekonomi global yang terus dihajar restrukturisasi tanpa pandang bulu. DetikFinance.

Habis sudah cerita kelam kuartal II-2026 di Singapura. Jumlah PHK naik terus, bikin rekor baru yang bikin ngeri. Walaupun lapangan kerja bertambah dan pengangguran stabil, jutaan nasib manusia di sana terkatung-katung akibat keputusan bisnis yang nggak kenal perasaan. Mau sampai kapan begini terus? Ekonomi cuma buat orang kaya raya atau gimana? Masyarakat kecil cuma jadi korban? Nah ini dia pertanyaan besar yang belum ada jawabannya, dan kemungkinan nggak bakal dijawab dalam waktu dekat. DetikFinance.

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8603555/gelombang-phk-makin-besar-di-singapura-4-500-orang-jadi-korban)
