---
id: If-KlUFcivbS
cluster_id: lG70Hx1hwtIB
title: Sisw SMP Tewas Diduga Dibully Saat MOS, Keluarga Geram
slug: sisw-smp-tewas-diduga-dibully-saat-mos-keluarga-geram
excerpt: Sisw SMPN 4 Randudongkal Pemalang tewas tragis di usia muda, diduga karena
  bullying saat MOS. Pihak keluarga tak terima dan menuntut kejelasan, sementara polisi
  masih menyelidiki.
category: bullying
tags:
- bullying
- MOS
- kekerasan siswa
- pemalang
- siswi meninggal
source_urls:
- https://www.inews.id/regional/jateng/tragis-siswa-smpn-4-randudongkal-pemalang-meninggal-diduga-korban-bullying-saat-mos
source_names:
- iNews.ID
image_url: https://img.inews.id/media/600/files/inews_new/2023/05/07/ilustrasi_bullying.jpg
meta_title: Sisw SMP Tewas Diduga Korban Bullying Saat MOS di Pemalang
meta_description: Ahmad Alfian (14) siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang meninggal dunia,
  diduga akibat bullying saat MOS. Keluarga minta keadilan, polisi masih dalami.
canonical_url: https://berita.media/sisw-smp-tewas-diduga-dibully-saat-mos-keluarga-geram
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-05T17:01:14Z'
published_at: '2026-08-05T17:01:14Z'
---

GILA BRO, dengerin nih! Belum seumur jagung masuk SMP, bocah malang bernama Ahmad Alfian (14), siswa kelas VII SMP Negeri 4 Randudongkal, Pemalang, udah dipanggil Yang Maha Kuasa. Remaja yang baru saja mencicipi bangku sekolah menengah ini harus mengakhiri riwayat pendidikannya secara tragis. Gilanya, pihak keluarga menduga kuat kematian Alfian ini bukan karena sakit biasa, melainkan dihajar habis-habisan oleh para perundung alias korban bullying pas masa orientasi siswa (MOS). Selesai sudah cerita indahnya. iNews.ID

Dan bukan main, begitu kabar duka ini terdengar, pihak kepolisian langsung bergerak cepat! Tim Inafis Satreskrim Polres Pemalang dan Polsek Randudongkal segera meluncur ke rumah sakit tempat korban menghembuskan nafas terakhir untuk identifikasi awal. Tujuannya jelas, membongkar tabir misteri di balik kematian Alfian yang bikin geram banyak orang. Jenazahnya pun langsung dibawa untuk diautopsi oleh Tim DVI Polda Jawa Tengah, biar jelas duduk perkaranya. Habis sudah segala kepalsuan kalau ada nanti. iNews.ID

Parahnya nih, polisi nggak cuma diem aja nungguin hasil medis. Para penyidik Satreskrim Polres Pemalang langsung tancap gas buat minta keterangan dari banyak pihak yang diduga tahu soal kejadian ini. Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Wildan Umar, membenarkan kalau sudah ada lima orang saksi yang diperiksa. Alhasil, semoga saja ada titik terang yang terungkap dari mulut para saksi ini. iNews.ID

Namun, namanya juga masih penyelidikan, AKP Wildan Umar dengan tegas bilang kalau pihaknya belum bisa menyimpulkan apa-apa. Semua masih menunggu hasil resmi autopsi dari Tim DVI Polda Jateng yang katanya bakal keluar sebentar lagi. Ya gimana tidak, kalau bukan hasil medis yang akurat, bagaimana mau menetapkan siapa pelaku sebenarnya yang tega menganiaya bocah ingusan sampai tewas? Mana ada cerita begini berakhir baik kalau pelakunya masih berkeliaran. iNews.ID

Yang bikin hati makin miris, baru saja Alfian merasakan suasana baru di bangku SMP, sudah harus berhadapan dengan kenyataan pahit bullying yang berujung maut. Celakanya lagi, kegiatan yang seharusnya membangun semangat persaudaraan justru jadi ajang penderitaan. Warga Pemalang pun berduka dan berharap keadilan segera ditegakkan untuk mendiang Alfian. Akhir dari cerita tragis ini sungguh bikin geleng-geleng kepala. iNews.ID

---
**Sumber:** [iNews.ID](https://www.inews.id/regional/jateng/tragis-siswa-smpn-4-randudongkal-pemalang-meninggal-diduga-korban-bullying-saat-mos)
