---
id: nGhdhBjlcCwD
cluster_id: oYTAmqTTo_N8
title: Siswanya Sendiri Gara-gara Dibully, Pelaku Tebar Maut di Sekolah Thailand
slug: siswanya-sendiri-gara-gara-dibully-pelaku-tebar-maut-di-sekolah-thailand
excerpt: Remaja 14 tahun di Thailand ini ternyata punya dendam kesumat. Diduga korban
  perundungan, ia malah membantai kakek-neneknya lalu kejar siswa dan staf sekolah,
  nyawa melayang delapan!
category: bullying
tags:
- penembakan thailand
- bullying
- sekolah
- teen violence
source_urls:
- https://www.kompas.com/global/read/2026/08/07/210534470/terungkap-pelaku-penembakan-di-sekolah-thailand-diduga-korban-bullying?page=all
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/5bvHSjgN_nXSN_qCHWuFyPMMTNw=/0x0:1200x800/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c81ac46b81.png,0,-0,1)/data/photo/2026/08/07/6a75e3378393d.jpg
meta_title: 'Penembakan Sekolah Thailand: Pelaku Diduga Korban Bullying, 8 Tewas'
meta_description: Bocah 14 tahun pelaku penembakan brutal di Thailand didukung bukti
  jadi korban bullying. Kakek-nenek dan staf sekolah jadi korban, 8 tewas.
canonical_url: https://berita.media/siswanya-sendiri-gara-gara-dibully-pelaku-tebar-maut-di-sekolah-thailand
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-08T05:01:39Z'
published_at: '2026-08-08T05:01:39Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Di Thailand, kejadian mengerikan terkuak, pelakunya bocah ingusan berumur 14 tahun yang ngamuk di sekolah! Bukan karena iseng, tapi diduga kuat gara-gara dia sendiri jadi korban bullying, bro.  Alhasil, delapan nyawa melayang dalam insiden berdarah di Provinsi Nonthaburi, Thailand, Jumat lalu.  Gilanya, pelaku ini diduga nyikat kakek-neneknya sendiri duluan di rumah sebelum ngeluruk ke sekolah. Kompas.com.

Menurut keterangan Kepolisian Thailand yang dikutip CBS News, pistol yang dipakai pelaku itu punya si kakek. Sadis! Setelah membereskan dua orang tuanya, bocah itu langsung sikat korban lagi di Sekolah Debsirin Nonthaburi.  Lima staf sekolah yang jadi korban tewas: guru matematika, guru bahasa Thailand, guru bimbingan konseling, administrator urusan siswa, dan seorang sekretaris sekolah. Parahnya lagi, pelaku dikabarkan ngelakuin bunuh diri setelah semua itu terjadi. Selesai sudah riwayatnya, tapi meninggalkan duka mendalam. Kompas.com.

Sebelumnya sempat ada informasi yang simpang siur soal jumlah korban tewas dan apakah ada siswa yang jadi korban. Tapi setelah diklarifikasi, ternyata korbannya adalah para staf sekolah.  Untungnya, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul membenarkan bahwa lebih dari 30 orang luka-luka, sembilan di antaranya dalam kondisi kritis.  Reuters melaporkan, si pelaku melepaskan minimal 26 tembakan dengan sisa 34 butir amunisi masih dibawa saat ditemukan.  Mengerikan, bro!

Nah ini dia yang bikin geram! Teman-teman pelaku berani buka suara kalau remaja itu sering dirundung banyak siswa lain.  "Saya merasa dia anak yang bermasalah. Teman-teman saya yang mengenalnya mengatakan bahwa dia tertarik pada FBI dan senjata, serta sering dirundung banyak siswa lain," ujar Purin Khumchoo, siswa 17 tahun yang nyaris jadi korban.  Purin mengaku melihat pelaku mengarahkan pistol ke arahnya dengan tatapan profesional, seolah sudah terlatih lama. Sialnya, kejadian ini memang direncanakan dengan matang oleh pelaku. Kompas.com, France24.

Perdana Menteri Anutin sendiri bilang, polisi sudah ngobrol sama teman dekat pelaku.  Dan hasilnya?  Si pelaku memang tertekan urusan sekolahnya.  "Perbuatannya juga menunjukkan bahwa dia telah merencanakan serangan ini dengan jelas," katanya.  Kronologi lengkapnya, pelaku membunuh kakek-neneknya yang berjarak 20 kilometer dari sekolah. Kabarnya, sang nenek yang mantan guru itu memang tegas mendisiplinkan cucunya. Dari situ, ia pun menuju salah satu sekolah negeri ternama di Provinsi Nonthaburi.  Sungguh tragis, anak di bawah umur tega berbuat sekeji itu, semua berawal dari bullying! Kompas.com.

Keluarga pelaku pun syok berat. Perdana Menteri Thailand sangat prihatin dengan kejadian ini. Polisi masih terus mendalami motif sebenarnya di balik tragedi berdarah ini, tapi fakta bullying semakin menguat.  Semoga tidak ada lagi korban perundungan yang melampiaskan amarahnya dengan cara seperti ini. Kompas.com.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://www.kompas.com/global/read/2026/08/07/210534470/terungkap-pelaku-penembakan-di-sekolah-thailand-diduga-korban-bullying?page=all)
