Skandal Korupsi Nikel: Windu Aji Sutanto dan Rekan Dijatuhi Hukuman Penjara Berat

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis tiga petinggi PT Lawu Agung Mining bersalah atas korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara. Terdakwa adalah: - Windu Aji Sutanto, pemilik PT Lawu Agung Mining - Ofan Sofwan, Direktur PT Lawu Agung Mining - Glenn Ario Sudarto, pelaksana lapangan PT Lawu Agung Mining Vonis untuk masing-masing terdakwa adalah: - Glenn Ario Sudarto: 7 tahun penjara dan denda Rp 200 juta - Ofan Sofwan: 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta - Windu Aji Sutanto: 8 tahun penjara, denda Rp 200 juta, dan uang pengganti Rp 135 miliar Hanya Windu Aji Sutanto yang diwajibkan membayar uang pengganti. Jika tidak, ia akan dipenjara selama 2 tahun tambahan. Hakim mempertimbangkan faktor memberatkan (tidak membantu pemberantasan korupsi, menyebabkan kerugian besar) dan meringankan (kooperatif, sopan, kepala rumah tangga). Ketiga terdakwa menyatakan pikir-pikir, sementara jaksa mengajukan banding.