---
id: thzkKres10B1
cluster_id: KzjgijU8-k2F
title: SUMATERA GELAP GULITA! LISTRIK BERLIMPAH TAPI LAMPU PADAM, SALAH SIAPA?
slug: sumatera-gelap-gulita-listrik-berlimpah-tapi-lampu-padam-salah-siapa
excerpt: Pulau Sumatera surplus listrik, tapi gelap total berjam-jam tanpa sebab jelas.
  PLN salahkan cuaca, tapi akar masalahnya ada di investasi yang salah arah. Pembangkit
  melimpah, tapi jembatan listriknya rapuh.
category: investasi
tags:
- blackout sumatera
- pln
- investasi listrik
- transmisi
- krisis energi
source_urls:
- https://money.kompas.com/read/2026/05/25/055000526/blackout-sumatera-berulang--diagnosa-atas-bias-investasi-kelistrikan
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/8nsT8KFC-6B4mA_8IJeq7DwgUuw=/0x0:4822x3215/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815e7ef28.png,0,-0,1)/data/photo/2026/05/25/6a1374621b4ac.jpg
meta_title: 'Blackout Sumatera: Surplus Listrik Tapi Gelap, Siapa Dalangnya?'
meta_description: Sumatera gelap total meski surplus listrik. PLN salahkan cuaca,
  tapi akar masalahnya di investasi kelistrikan yang salah arah dan jaringan transmisi
  yang rapuh.
canonical_url: https://berita.media/sumatera-gelap-gulita-listrik-berlimpah-tapi-lampu-padam-salah-siapa
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T04:55:02Z'
published_at: '2026-05-25T04:55:02Z'
---

Sumatera bukan pulau kekurangan listrik. Sebaliknya, katanya sih, tiga tahun terakhir malah surplus daya. Tapi anehnya, malam 22 Mei 2026, dari Aceh sampai Lampung, gelap gulita selama berjam-jam. Jangan bilang sial, ini namanya kegagalan yang sudah bisa ditebak sejak lama.

Jam setengah tujuh malam, satu jalur transmisi penting 275 kV di Jambi tiba-tiba lepas dari sistem. Seketika, efek domino langsung menjalar. Enam provinsi serentak padam. PLN berkelit, bilang ini gara-gara cuaca buruk dan petir menyambar tower. Klise. Di dunia kelistrikan modern, begitu jalur utama goyang, beban langsung timpang. Frekuensi dan voltase anjlok, proteksi otomatis bekerja, pembangkit satu per satu mati demi 'menyelamatkan diri'. Kompas

Yang bikin miris, ini bukan pertama kali kejadian serupa. Dua tahun lalu, Juni 2024, Sumatera juga gelap total karena gangguan di jalur transmisi lain. Polanya sama persis. Titik gangguan beda, tapi biang keroknya satu pulau padam. Tiap kali kejadian, PLN selalu punya jurus serupa: menyalahkan cuaca ekstrem, petir, pohon nyerempet kabel. Permintaan maaf pun keluar. Tapi pengakuan atas kelemahan desain sistem yang bikin satu titik kegagalan bisa memadamkan pulau sebesar Sumatera? Ah, itu mah jauh.

Ironisnya, pulau yang katanya surplus listrik ini malah gelap karena listriknya tidak bisa sampai ke rumah kita. Pembangkit ada, cadangan melimpah, tapi jembatan transmisinya patah. Ibaratnya, lumbung padi penuh tapi jalan menuju desa rusak parah. Beras melimpah di gudang, rakyat tetap kelaparan karena distribusi gagal sampai ke meja makan. Kompas

Akar masalahnya, Bung! Itu ada di pola investasi kelistrikan kita selama dua dekade terakhir. Narasi sukses PLN dibangun cuma dari angka-angka kapasitas pembangkit. Berapa gigawatt masuk, berapa persen elektrifikasi naik, berapa pabrik listrik baru diresmikan Presiden. Semuanya cuma sisi pembangkitan. Pembangkit memang punya nilai politis tinggi. Mudah diresmikan, gampang diberitakan, fotonya sering nongol di koran nasional. Tapi jaringannya? Aspal jalan distribusinya? Seringkali luput dari perhatian. Kompas

Jadi jangan heran kalau malam itu Sumatera gelap. Pembangkitnya berderet, tapi jalannya rapuh. Investasi yang salah arah, fokus ke seremoni daripada substansi. Listrik berlimpah di atas kertas, tapi padamnya nyata di depan mata. Ini bukan soal cuaca, ini soal prioritas investasi yang melenceng. Kompas

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://money.kompas.com/read/2026/05/25/055000526/blackout-sumatera-berulang--diagnosa-atas-bias-investasi-kelistrikan)
