SYL Bersikukuh Bersih: Menuntut Alasan di Balik Status Tersangkanya

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) membela diri dalam kasus korupsi dengan mengajukan pertanyaan apakah dirinya dijadikan target politik karena perbedaan partai politiknya. SYL membantah penyalahgunaan wewenang karena tidak ada proyek besar yang disangkutpautkannya. Ia juga mempertanyakan keterangan saksi dan mengklaim mendapat tekanan. Untuk membuktikan integritasnya, SYL memamerkan penghargaan anti korupsi yang ia terima selama kariernya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden, Wapres, dan pimpinan partainya, Surya Paloh. Sebelumnya, SYL dituntut hukuman 12 tahun penjara atas dugaan pemerasan yang dilakukan bersama jajarannya.