---
id: MY9ui8SwZMDC
cluster_id: 3_xdSOWx68TQ
title: 'Tiga Pejabat Bea Cukai Dicokok: Terima Duit Jutaan Dolar dan Rupiah!'
slug: tiga-pejabat-bea-cukai-dicokok-terima-duit-jutaan-dolar-dan-rupiah
excerpt: Gila bener, tiga pejabat tinggi Bea Cukai ini didakwa terima gratifikasi
  miliaran rupiah dan jutaan dolar dari pengusaha! Alhasil, mereka kini harus berurusan
  dengan hukum, nasibnya gimana tuh?
category: korupsi
tags:
- Bea Cukai
- Gratifikasi
- Korupsi
- KPK
- Tiga Pejabat Dicokok
source_urls:
- https://news.okezone.com/read/2026/07/03/337/3228091/tiga-pejabat-bea-cukai-didakwa-terima-gratifikasi-dari-importir-hingga-pengusaha-rokok
source_names:
- news.okezone.com
image_url: https://img.okezone.com/content/2026/07/03/337/3228091/tiga_pejabat_bea_cukai_didakwa_terima_gratifikasi-ofjI_large.jpg
meta_title: 3 Pejabat Bea Cukai Kena Skandal Gratifikasi Miliaran Dolar!
meta_description: Gila! Tiga pejabat tinggi Bea Cukai dicokok terima gratifikasi hingga
  miliaran rupiah dan jutaan dolar dari importir nakal. Nasib mereka kini ditentukan
  meja hijau!
canonical_url: https://berita.media/tiga-pejabat-bea-cukai-dicokok-terima-duit-jutaan-dolar-dan-rupiah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-05T17:01:15Z'
published_at: '2026-07-05T17:01:15Z'
---

Gilanya, baru-baru ini terungkap tiga petinggi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) keok dicokok gegara dugaan korupsi! Bukan main, mereka ini diduga nerima duit haram dari para importir nakal sampai pengusaha rokok, nilainya bikin geleng-geleng kepala. Duitnya datang dari berbagai mata uang, bukan cuma rupiah tapi juga Dolar Amerika Serikat dan Singapura!-"Menerima gratifikasi, yaitu menerima uang yang seluruhnya berjumlah Rp7.517.500.000, SGD314.755, USD182.800, HKD4.700, dan RM8.100 atau setidak-tidaknya sejumlah itu," beber Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat membacakan surat dakwaan di persidangan, Jumat (3/7/2026).-

Nah ini dia yang bikin geram, para pejabat yang keok itu adalah Rizal yang pernah menjabat Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC, Sisprian Subiaksono sebagai Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan, dan Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen DJBC. Ketiganya, bersama satu kolega bernama Budiman Bayu Prasojo yang nasibnya belum disidangkan, diduga menerima fulus berjuta-juta dari para pengusaha yang punya "kepentingan" dengan urusan mereka. Parahnya lagi, uang ini diduga deras mengalir dari pengusaha importir, pengusaha rokok, dan pihak-pihak lain yang bisnisnya berkaitan langsung dengan Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC. Bayangin coba, posisi penting kok malah jadi ladang duit haram!-

Yang bikin makin nelen ludah, nilai gratifikasi yang mereka terima ini totalnya bukan recehan. Angka Rp7,5 miliar lebih ditambah ratusan ribu Dolar Singapura dan Amerika Serikat, belum lagi Dolar Hong Kong dan Ringgit Malaysia! Mana mungkin pejabat negara punya uang sebanyak itu hasil dari gaji resmi? Ujung-ujungnya, skandal ini terungkap dan mereka pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di meja hijau. Celakanya, kasus ini bikin citra institusi Bea Cukai jadi tercoreng parah di mata masyarakat. Padahal tugas mereka kan menjaga negara dari barang ilegal, eh malah jadi sapi perah para pengusaha. Miris!-

Alhasil, para pejabat yang tadinya diduga "kebal hukum" ini harus menghadapi tuntutan jaksa. Mereka didakwa menerima suap yang jumlahnya fantastis, sebuah bukti nyata betapa korupsi masih merajalela di negeri ini. Habis sudah, karir mereka pasti tamat riwayat, dan hukuman penjara sudah menanti. Semoga saja KPK terus bergerak memberantas tuntas praktik korupsi macam begini agar negara ini bisa bersih dan rakyat bisa sedikit lega.-, news.okezone.com

---
**Sumber:** [news.okezone.com](https://news.okezone.com/read/2026/07/03/337/3228091/tiga-pejabat-bea-cukai-didakwa-terima-gratifikasi-dari-importir-hingga-pengusaha-rokok)
