---
id: 9LttitQSpQec
cluster_id: km-4OuSI-0T5
title: Tiga Petinggi BGN Dicokok, Program Makan Bergizi Gratis Malah Makin Amburadul!
slug: tiga-petinggi-bgn-dicokok-program-makan-bergizi-gratis-malah-makin-amburadul
excerpt: Belum juga kering air mata rakyat menahan lapar, eh tiga pimpinan Badan Gizi
  Nasional (BGN) malah dicokok gegara kasus. Yang bikin geram, program Makan Bergizi
  Gratis (MBG) yang katanya buat rakyat miskin malah makin amburadul di tangan penggantinya.
  Dapur baru dimoratorium, program diarahkan buat pejabat daerah yang 'kesusahan'.
category: MBG
tags:
- BGN
- Makan Bergizi Gratis
- Korupsi
- Korupsi BUMN
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8520151/4-hal-baru-soal-mbg-setelah-pimpinan-bgn-berganti
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/05/konferensi-pers-pejabat-baru-bgn-1780662944873_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: BGN Ganti Pimpinan, Program Makan Bergizi Gratis Dikebiri!
meta_description: Tiga pimpinan BGN dicokok, program Makan Bergizi Gratis (MBG) malah
  kena moratorium dapur baru. Efisiensi anggaran atau malah bikin rakyat makin susah?
canonical_url: https://berita.media/tiga-petinggi-bgn-dicokok-program-makan-bergizi-gratis-malah-makin-amburadul
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-06T02:01:21Z'
published_at: '2026-06-06T02:01:21Z'
---

Ceritanya begini. Tiga orang penting di Badan Gizi Nasional (BGN) — Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung — dicokok. Ditetapkan tersangka sama Kejaksaan Agung gara-gara kasus yang katanya sih melibatkan duit rakyat. Habis sudah, mereka harus angkat koper dari jabatannya.

Nah, yang bikin gemes ini, setelah mereka resmi diberhentikan, estafet kepemimpinan BGN langsung dipegang sama Nanik S Deyang, ditemani Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono. Eh, baru juga dilantik, malah langsung tancap gas bikin gebrakan. Gilanya, gebrakan ini justru makin bikin program Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi bahan tertawaan.

Alhasil, Nanik S Deyang ini langsung bikin keputusan drastis: moratorium dapur baru! Katanya sih buat efisiensi anggaran. Tapi lihat detailnya, biar makin greget. Ada empat langkah yang disiapin buat 'memperbaiki' program MBG. Pertama, refocusing penerima manfaat. Artinya, yang tadinya buat semua yang kesusahan, sekarang mau disaring lagi. Kedua, ya itu tadi, penghentian sementara pendaftaran dan pembangunan dapur baru. Mana ada cerita orang kelaparan suruh nunggu dapur baru dibangun, lah wong yang sudah ada aja belum tentu beres!

Parahnya lagi, Nanik bilang, banyak dapur MBG numpuk di perkotaan. Sementara daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) malah belum kesentuh. Dia ngomong, 'Pak Presiden pesannya kami harus ke 3T dulu.' Denger itu, rasanya pengen lempar sepatu! Emang pejabat di kota nggak butuh makan gratis? Bukannya itu awal mula program ini dibuat? Dapur yang sudah ada lebih dari 27 ribu unit itu mau diapakan? Cuma bakal dirapikan dan dievaluasi doang? Ini namanya mematikan program yang sudah jalan demi 'efisiensi' yang ujung-ujungnya malah ngabisin duit lagi buat survey.

Yang bikin mangkel lagi, langkah ketiga dan keempatnya juga patut dicurigai. Membenahi dapur yang sudah ada, peningkatan SDM, dan memperluas ke daerah 3T. Terdengar mulia memang, tapi lihat konteksnya. Tiga pimpinan sebelumnya dicokok karena kasus, lalu penggantinya malah ngeluarin jurus moratorium. Ini bukan perbaikan, ini namanya bikin program makin ngos-ngosan. Boro-boro memberantas stunting, yang ada malah bikin rakyat makin teriak kelaparan. Detiknews

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8520151/4-hal-baru-soal-mbg-setelah-pimpinan-bgn-berganti)
