---
id: rhzF0SzXWh5M
cluster_id: o8KWh1LTxi7I
title: TNI Digebuk Isu WNA Viral, Imigrasi Dituding Kecolongan Parah
slug: tni-digebuk-isu-wna-viral-imigrasi-dituding-kecolongan-parah
excerpt: Anggota DPR geram melihat jajaran Imigrasi cuma berani bergerak kalau sudah
  viral. Sistem pengawasan negara dinilai bobrok karena kalah cepat sama pelanggaran.
  Bali jadi sorotan, keluhan soal WNA masalah terus bermunculan. Kompas.com
category: viral
tags:
- DPR RI
- Imigrasi
- WNA
- Viral
- Bali
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/08/29/16314301/anggota-dpr-jangan-tunggu-wna-viral-baru-imigrasi-bertindak
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/5HIlpYluMGmong6RohehQgFuFDg=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/08/28/6a90f53b3288a.jpg
meta_title: 'DPR Gebuk Imigrasi: Jangan Tunggu WNA Viral Baru Bergerak!'
meta_description: Anggota DPR geram, Imigrasi dituding bobrok karena baru bertindak
  jika WNA viral. Sistem pengawasan dipertanyakan, Bali jadi sorotan utama. Begini
  kritikan pedasnya!
canonical_url: https://berita.media/tni-digebuk-isu-wna-viral-imigrasi-dituding-kecolongan-parah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-29T17:01:23Z'
published_at: '2026-08-29T17:01:23Z'
---

PARAHNYA, negara kita ini kok kayak kebakaran jenggot kalau sudah ada WNA bikin ulah dan videonya viral di media sosial! Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion Syamsuddin Rogo, gregetan banget melihat Direktorat Jenderal Imigrasi baru tergerak kalau sudah jadi perbincangan panas.  Mafirion bilang, "Jangan menunggu masyarakat mengunggah video ke media sosial." Kalau warga duluan yang tahu ada WNA bermasalah, itu artinya sistem pengawasan kita memang patut dipertanyakan. Ini kan bikin malu negara, bro! Kompas.com

Yang bikin geram lagi, sidak Imigrasi ini jangan sampai cuma jadi respons sesaat setelah heboh berita atau ada keluhan. Kalau masalah WNA terus berulang di Bali, yang harus dievaluasi itu bukan cuma kelakuan si WNA, tapi juga sistem pengawasan internal kita yang jelas-jelas tumpul. Negara kok kalah cepat sama pelanggaran begini? Itu bukan ciri negara berwibawa, dong! Bali itu salah satu pintu utama orang asing masuk ke Indonesia, jadi kewajiban Imigrasi memastikan semuanya beres sejak kedatangan, selama di sini, sampai mereka pergi. Kompas.com

Bukan cuma urusan paspor dan izin tinggal yang digoyang, tapi aktivitas mereka juga harus diawasi tuntas. Tinggal di mana, kerja apa, punya usaha apa, sama siapa mainnya, dan yang terpenting, apakah semua kegiatan itu sesuai izinnya? Ditjen Imigrasi diminta bangun sistem pengawasan yang canggih pakai data dan intelijen, apalagi di daerah yang banyak bule. Laporan masyarakat dan informasi lain soal usaha WNA harus jadi senjata deteksi dini. Jangan sampai keluyuran begini, komandan! Kompas.com

FUH, yang paling menyebalkan, jangan cuma fokus sama pelanggaran administratif kayak overstay. Tapi dugaan penyalahgunaan izin tinggal, kerja serabutan tanpa izin, buka usaha ilegal, pakai dokumen palsu, bikin ulah yang ganggu ketertiban umum, atau kejahatan lainnya juga harus jadi atensi utama! KEKERASAN perlu ditingkatkan. Koordinasi Imigrasi sama pemda, polisi, Satpol PP, sampai aparat desa dan masyarakat lewat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) juga harus digeber. Kompas.com

Sebab, Imigrasi itu tidak mungkin sanggup kerja sendirian. Tapi koordinasinya jangan cuma sekadar rapat doang atau bikin berita acara. Harus ada operasi gabungan yang solid, tukar data yang cepat, dan tindak lanjut yang jelas biar ada efek jera. Kalau tidak, sama saja bohong. Anggota DPR dari Fraksi PKB ini menekankan agar jangan sampai kasus WNA terbukti melanggar langsung diabaikan begitu saja. Negara harus sigap, jangan lemot! Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/08/29/16314301/anggota-dpr-jangan-tunggu-wna-viral-baru-imigrasi-bertindak)
