Tradisi Tidur Berjejer di Mina Terbawa Sejak Zaman Nabi, Menurut Kemenag

Tradisi Tidur Berjejer di Mina Terbawa Sejak Zaman Nabi, Menurut Kemenag

**Jemaah Haji Tidur Berjejer di Mina sejak Zaman Nabi** Jemaah haji sejak zaman Nabi tidur berjejer di tenda di Mina karena padatnya jumlah jemaah dari seluruh dunia. Indonesia hanya mendapat jatah 82 sentimeter per jemaah di tenda, yang semakin padat karena kuota tambahan 10 ribu jemaah. **Bantahan Jual-Beli Kuota Haji** Kementerian Agama membantah menjual kuota tambahan haji dari Arab Saudi untuk haji khusus. Kuota tambahan masuk ke zona dua, yang biasanya digunakan haji khusus, karena relatif masih kosong. Kementerian Agama telah berupaya mengomunikasikan hal ini dengan DPR, yang membentuk Pansus untuk mengawasi ibadah haji 2024 setelah menerima laporan soal tenda yang padat dan kurang fasilitas.