---
id: 5oEbA8YfYXy4
cluster_id: NfxgekVTHIrF
title: Triliunan Aset BUMN Bakal Amblas! Duit Bersihnya Setengah APBN, Kok Masih Ada
  yang 'Dibersihkan'?
slug: triliunan-aset-bumn-bakal-amblas-duit-bersihnya-setengah-apbn-kok-masih-ada-yang-dibersihkan
excerpt: Gilanya, aset BUMN yang nilainya nyaris Rp100 triliun bakal kena 'penurunan
  nilai' alias impairment. Padahal, katanya mau transparan, eh malah ngumpet di balik
  'konsolidasi' sampai Juni 2026. Ini bersihin duit atau bikin puyeng rakyat?
category: BUMN
tags:
- BUMN
- Laporan Keuangan
- Transparansi
- Impairment Aset
- Dony Oskaria
source_urls:
- https://www.antaranews.com/berita/5588769/soal-laporan-keuangan-danantara-masih-konsolidasi-seluruh-bumn?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=popular_right
source_names:
- ANTARA News
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/05/31/20260531_133445.jpeg
meta_title: Aset BUMN Rp100 T 'Impairment', Transparansi Bodong?
meta_description: Skandal baru BUMN? Aset Rp100 triliun kena penurunan nilai. Laporan
  keuangan ditunda sampai 2026. Rakyat tertipu transparansi semu!
canonical_url: https://berita.media/triliunan-aset-bumn-bakal-amblas-duit-bersihnya-setengah-apbn-kok-masih-ada-yang-dibersihkan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-01T17:02:08Z'
published_at: '2026-06-01T17:02:08Z'
---

Ceritanya begini. Duit triliunan rupiah dari BUMN — setengah APBN bayangin! — katanya mau bikin negara makmur. Tapi kok malah ada istilah 'pembersihan laporan' dan 'penurunan nilai aset' yang katanya nyaris Rp100 triliun? Dony Oskaria, COO Danantara Indonesia, ngeles kalau ini demi transparansi. Transparansi macam apa coba?

Jadi gini, banyak yang nanya kenapa laporan keuangan Danantara — badan yang ngurusin BUMN — kok belum juga keluar. Dony ngomong, dia lagi sibuk 'konsolidasi' laporan dari semua BUMN. Katanya sih biar transparan. Tapi yang diurusin ternyata bukan cuma data mentah, tapi 'pembersihan seluruh laporan'. Nah, ini yang bikin greget! Ada BUMN yang laporannya belum kelar, makanya belum bisa dirilis. Duit segede itu kok masih perlu 'dibersihkan'? Antara News

Yang bikin ngakak — eh, lebih tepatnya bikin geram — Dony bilang proses ini ditarget selesai akhir Juni 2026. Tiga tahun lagi! Belum lagi soal 'penyesuaian akuntansi' yang signifikan. Kata kasarnya, banyak aset BUMN yang nilainya 'turun drastis', alias impairment. Angkanya bikin melongo: mendekati Rp100 triliun! Ini duit rakyat bukan main-main, kok bisa nilainya amblas begitu saja tanpa ada kejelasan yang gamblang? Antara News

Begini lho, kalau memang mau transparan, ya harusnya dari awal tidak ada permainan angka. Ini malah bikin alasan 'konsolidasi' dan 'pembersihan data' sampai bertahun-tahun. Parahnya lagi, ada penurunan nilai aset Rp100 triliun yang mau 'disesuaikan'. Maksudnya apa coba? Apa aset itu memang tidak ada, atau memang sudah 'disikat' duluan baru dilaporkan? Rakyat sudah hapal di luar kepala kalau urusan beginian.

Lah gimana tidak puyeng? Kekayaan negara segitu banyaknya, dikelola pakai sistem yang katanya 'profesional', tapi malah ada proses 'pembersihan' yang memakan waktu bertahun-tahun. Dan puncaknya, aset senilai Rp100 triliun bakal 'turun nilai'. Alhasil, rakyat yang harusnya menikmati hasil BUMN, malah disuguhi cerita birokrasi yang bikin ngantuk. Selesai sudah. Antara News

---
**Sumber:** [ANTARA News](https://www.antaranews.com/berita/5588769/soal-laporan-keuangan-danantara-masih-konsolidasi-seluruh-bumn?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=popular_right)
