---
id: 87ZpuSZaZ1U1
cluster_id: v_aoTUFtCjDM
title: Trump Gebuk Penjahat Siber Pakai Jurus Swasta Bayar Mahal!
slug: trump-gebuk-penjahat-siber-pakai-jurus-swasta-bayar-mahal
excerpt: Gila bro! Gedung Putih kaga main-main lagi sama penjahat daring. Donald Trump
  resmi undang swasta buat ikut nangkap dedengkot kejahatan siber, tapi syaratnya
  modal gabanan, mesti siap setor jaminan 1 juta dolar! Kaga bakal aman lagi nih para
  dedengkot!
category: kriminal
tags:
- kejahatan siber
- AS
- Donald Trump
- swasta
- kriminalitas
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/as-libatkan-swasta-untuk-buru-penjahat-daring
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/xdJtAu-GHN8-CkT9HcXlihfTN3Q=/1024x683/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2025/02/05/301e0a3f124b8d13a7889959c3790e2f-TOPSHOT_PHILIPPINES_CHINA_CRIME_SCAM_127163229.jpg
meta_title: AS Libatkan Swasta Buru Penjahat Siber, Siap Bayar Juta Dolar!
meta_description: 'Donald Trump undang swasta buru penjahat siber! Syaratnya berat:
  jaminan 1 juta dolar! Begini detail perintah Gedung Putih.'
canonical_url: https://berita.media/trump-gebuk-penjahat-siber-pakai-jurus-swasta-bayar-mahal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-13T17:01:39Z'
published_at: '2026-08-13T17:01:39Z'
---

Alamak! Panggung politik Amerika Serikat lagi panas-panasnya nih! Presiden Donald Trump kayak kesurupan, ngeluarin perintah gila buat libatin sektor swasta demi ngejer penjahat-penjahat siber yang bikin negara puyeng. Nah, ini dia yang bikin merinding, perusahaan swasta yang mau ikutan nimbrung mesti siapin jaminan duit segede gabanan, 1 juta dolar! Gilanya lagi, memo ini diteken Rabu (12/8/2026) waktu Washington DC, artinya Kamis dini hari WIB kita udah bisa denger kabar heboh ini, menyasar 17 pejabat sipil dan militer pula. "Organisasi Kriminal Transnasional (TCO) itu ancaman gawat buat rakyat, dunia usaha, dan keamanan nasional Amerika," begitu gonggongannya Gedung Putih dalam memo itu, yang didukung lembar fakta, Kompas.id.

Parahnya, kejahatan yang jadi sasaran tembak itu kayak serangan ransomware yang bikin pusing tujuh keliling, penipuan finansial yang licik, sama kejahatan-kejahatan canggih lainnya. Semua ini diduga dijalankan oleh sindikat kriminal super licik yang ngumpet di luar negeri, alias TCO. Tapi jangan salah, Gedung Putih ngakunya ini upaya biar aparat AS makin gregetan dan pake teknologi canggih buat ngelawan para bandit asing ini. Karena emang sih, banyak banget perangkat keren yang cuma dimiliki swasta, nah biar bisa dipake buat ngejer penjahat, mesti ada landasan hukum yang jelas, begitu dalihnya, Kompas.id.

Nah ini dia yang bikin Bang Jago geregetan! Gedung Putih nyombong kalau swasta Amerika itu paling jago sedunia soal inovasi dan teknologi canggih. Skala, kecepatan, dan kapasitas mereka itu udah kebukti, bisa ngamanin keunggulan siber yang penting banget buat Amerika. Tapi sialnya, kemampuan luar biasa ini kok ya belum dimanfaatkan maksimal buat nyikat habis sindikat kriminal daring. "Kesepakatan ini tujuannya buat ngumpulin informasi intelijen soal ancaman TCO dan nyari ide operasi siber buat ngatasin mereka," tambah Gedung Putih di lembar fakta, Kompas.id.

Dan bukan main! Ada aturan mainnya nih. Lembaga-lembaga negara diminta buru-buru nyari swasta yang cocok diajak kerjasama. Kalo udah dicek sana-sini dan ternyata layak, baru deh boleh terlibat. Tapi syaratnya? Wajib serahin jaminan 1 juta dolar! Kalo nekat main curang atau ngelanggar hukum Amerika, duitnya bakal langsung disita. Operasi mereka itu bisa macem-macem, termasuk ngawasin siber orang-orang yang dicurigai anggota sindikat kriminal, tapi semua gerak-gerik harus di bawah ketiak aparat federal, Kompas.id.

Emang sih, ini bukan pertama kalinya Paman Sam ngajak swasta buat ngintipin aktivitas online. Dulu aja Edward Snowden udah ngasih bocoran, banyak perusahaan gede kayak perusahaan telepon, internet, sampai mesin pencari ikutan bantu pemerintah Amerika ngawasin aktivitas orang. Tapi, hal kayak gini bikin banyak yang was-was soal dampak lain yang nggak disangka-sangka dan masalah koordinasi antarlembaga. Sampai berita ini turun, DHS dan Gedung Putih masih irit komentar soal program heboh ini, Reuters. Dan yang lebih bikin gigit jari, memorandum 12 Agustus 2026 ini bukan satu-satunya jurus Amerika basmi kejahatan siber. Maret 2026 lalu, udah ada Instruksi Presiden Nomor 14390 yang sama-sama buat merangi kejahatan siber dan penipuan yang bikin warga AS sengsara, Kompas.id.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/as-libatkan-swasta-untuk-buru-penjahat-daring)
