---
id: JbFKADlYq-tm
cluster_id: NpCcFaZWkYJ_
title: Uang Singapura Ngocor ke Jakarta, Rakyat Kita Cuma Kebagian Kaus Lusuh!
slug: uang-singapura-ngocor-ke-jakarta-rakyat-kita-cuma-kebagian-kaus-lusuh
excerpt: Rupiah ambyar, warga Singapura makin gila belanja di Jakarta. Padahal kriminalitas
  merajalela, eh mereka malah makin semangat borong merek lokal. Ekonom geleng-geleng,
  investor kabur, lapangan kerja entah ke mana.
category: rupiah
tags:
- rupiah
- singapura
- belanja
- ekonomi
- turis
source_urls:
- https://money.kompas.com/read/2026/06/02/191600026/rupiah-melemah-warga-singapura-makin-rajin-belanja-ke-jakarta
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/SbPrT3cyGstEz3my6k1oqXL9jW4=/0x0:1200x800/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815e7ef28.png,0,-0,1)/data/photo/2025/07/16/6877a2dcd5afe.png
meta_title: Rupiah Jeblok, Turis Singapura Banjiri Jakarta untuk Belanja
meta_description: Nilai tukar rupiah melemah tajam terhadap dollar Singapura, membuat
  warga negeri Singa makin rajin berbelanja di Jakarta meski kriminalitas tinggi.
canonical_url: https://berita.media/uang-singapura-ngocor-ke-jakarta-rakyat-kita-cuma-kebagian-kaus-lusuh
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-02T17:01:36Z'
published_at: '2026-06-02T17:01:36Z'
---

Ceritanya begini. Rupiah kita ini, ampun deh, melemah terus kayak orang kebanyakan begadang. Lihat saja, terhadap dollar Singapura saja sudah Rp14.000! Nah, karena kursnya jadi kayak recehan buat mereka, orang Singapura jadi makin kesengsem belanja di Jakarta. Gilanya, rasa takut sama kriminalitas — copet, preman, rampok — itu kayaknya udah musnah dari kepala mereka. "Nggak ada waktu buat takut, kebanyakan belanjaan yang harus dibeli," celoteh Noraini Rahmat, 52 tahun, salah satu turis Singapura yang lagi asyik di Jakarta. Kompas

Parahnya lagi, video-video viral yang nunjukkin kejahatan itu nggak bikin mereka gentar. Mereka cuma bilang, "Ya kami hati-hati saja, kayak di Singapura atau kota besar lainnya." Loh kok? Justru mereka makin nekat nyerbu mal-mal kayak Thamrin City, ngegasik merek fashion lokal macam Buttonscarves, terus ngunyah kuliner enak di Blok M. Bagasi pesawat 30 kilogram pun mereka maksimalkan buat bawa pulang oleh-oleh dari sini. Salut sih sama semangat belanjanya, tapi kok bikin miris ya?

Ujung-ujungnya, buat kita-kita rakyat jelata ini untung atau buntung sih? Perekonomian dalem negeri memang jadi ketiban rezeki nomplok dari belanjaan mereka. Tapi kalau rupiah terus-terusan ambruk begini dalam jangka panjang, ya mampus kita. Marcus Tan, 38 tahun, turis Singapura lain yang mampir ke Jakarta setelah liburan di NTT, malah seneng bukan main. "Seratus dollar Singapura itu cukup banget buat banyak hal di sini. Saya bisa beli lebih banyak, makan lebih banyak, dan rasanya kayak ngeluarin duit lebih sedikit," katanya. Yah, dia sih senang, kita mah gigit jari. Kompas

Nah ini dia yang bikin geram. Ekonom kita, Timboel Siregar, malah nyorot kalau pelemahan rupiah ini bikin investor luar negeri enggan nanem modal. Kunjungan Presiden Prabowo ke luar negeri juga kayak nggak ngefek, nggak ada gebrakan investasi yang signifikan. Makanya, lapangan kerja makin susah dicari. "Kunjungan demi kunjungan ke luar negeri memberikan janji masuknya investasi ke Indonesia, namun investasi yang dijanjikan belum signifikan masuk untuk membuka lapangan pekerjaan lebih banyak," keluh Timboel. Kompas.com

Harapannya sih, rupiah harus segera nguat lagi. Balik ke nilai fundamentalnya, biar ekonomi kita nggak makin babak belur kayak gini. Kalau terus begini, yang untung cuma turis Singapura, kita cuma kebagian cerita doang. Selesai.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://money.kompas.com/read/2026/06/02/191600026/rupiah-melemah-warga-singapura-makin-rajin-belanja-ke-jakarta)
