Upaya Giat Babinsa Membanteras Praktik Jual-Beli Rekening untuk Tindak Pidana Judi Online

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengerahkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memberantas praktik jual beli rekening yang digunakan sebagai penampung uang judi online. Para pelaku judi online menggunakan modus ini dengan mendekati warga di kampung-kampung dan membantu mereka membuka rekening online menggunakan KTP. Rekening yang sudah dibuka dijual kepada bandar judi online untuk digunakan sebagai sarana transaksi. Selain itu, judi online juga beroperasi melalui pengisian ulang dana pada game atau aplikasi online yang terafiliasi dengan judi online. Menko Polhukam akan mengerahkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menutup penyedia layanan top-up game online yang terafiliasi dengan judi online. PPATK akan memberikan data lokasi yang sering terjadi transaksi tersebut. Kominfo juga akan menutup Internet Service Provider (ISP) yang menyediakan konten judi online agar pihak luar negeri tidak dapat menyediakan layanan judi online di Indonesia.