---
id: Bc5eGGiwMCuM
cluster_id: TqWpraBifrwZ
title: WADUH! Istri Pejabat Jabar Dicurigai Jadi Biang Kerok Korupsi!
slug: waduh-istri-pejabat-jabar-dicurigai-jadi-biang-kerok-korupsi
excerpt: Gara-gara desakan pasangannya, pejabat Jabar terancam terjerumus lubang korupsi.
  Pemprov Jabar sampai gandeng KPK untuk bikin 'sekolah' integritas buat para istri
  pejabat. Hadeh, kelakuan siapa sih ini?
category: korupsi
tags:
- korupsi
- integritas
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat
- KPK
- keluarga pejabat
source_urls:
- https://www.antaranews.com/berita/5666681/pemprov-jabar-libatkan-kpk-perkuat-integritas-keluarga-pejabat
source_names:
- ANTARA News
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/07/26/1000035753.jpg
meta_title: Korupsi Pejabat Jabar? Ternyata Istri Jadi Biang Keroknya!
meta_description: Terbongkar! Pejabat Jabar terancam korupsi gara-gara desakan pasangan.
  Pemprov gandeng KPK buat 'sekolahkan' istri pejabat agar berintegritas.
canonical_url: https://berita.media/waduh-istri-pejabat-jabar-dicurigai-jadi-biang-kerok-korupsi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-26T17:02:13Z'
published_at: '2026-07-26T17:02:13Z'
---

Gila bro, dengar nih berita paling anyar dari tanah Pasundan! Pemerintah Provinsi Jawa Barat, atas inisiatif Wakil Gubernur Erwan Setiawan, malah nekad menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggelar Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas. Tujuannya? Biar para pejabat eselon II beserta pasangannya tidak gampang tergoda bas bas korupsi! Nah ini dia, siapa sangka akar masalah korupsi para petinggi malah diduga datang dari dapur rumah tangga sendiri, bikin geleng-geleng kepala! 

Menurut Pak Wagub Erwan sendiri, tekanan finansial dan tuntutan gaya hidup mewah dari pasangan atau lingkungan keluarga itu sering banget jadi biang kerok utama. "Sering kali seseorang sudah berniat kerja lurus-lurus saja, tapi karena didesak sama pasangannya, akhirnya terjerumus dalam jurang hitam korupsi," keluh Erwan, seperti dikutip dari ANTARA News. Makanya, mereka undang para istri pejabat supaya ngerti cara "ngasih dukungan yang positif" — ini maksudnya jangan minta kemewahan dong, Mbak! Ujung-ujungnya, pendidikan antikorupsi yang libatin para istri ini diharapkan bisa memupuk komitmen integritas para pejabat, biar amanah rakyat dijalankan dengan bersih sampai akhir jabatan tanpa ternoda. 

Yang bikin geram, Pak Erwan sampai berharap para pejabat ini mengakhiri masa jabatannya dengan "husnul khatimah", alias mulia, tanpa ada niat sekecil apapun untuk korupsi atau menerima gratifikasi. Lah gimana tidak, kalau dari rumah saja sudah ada godaan tingkat tinggi? Sungguh ironi namanya, niat baik pejabat digagalkan oleh tuntutan yang nggak masuk akal dari pasangan. Parahnya, ini bukan cuma soal niat individu, tapi sudah jadi masalah sistemik yang harus dibersihkan dari akar rumput, alias keluarga pejabat itu sendiri. 

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, yang ikut mendampingi program ini, menambahkan kalau pencegahan korupsi memang seyogianya dimulai dari keluarga. "Keluarga atau pasangan yang berintegritas adalah mereka yang memberikan kesejukan dalam rumah tangga. Setidaknya, pasangan menjadi pengingat utama untuk tidak melakukan korupsi," ujarnya, mengutip ANTARA News. Duh, seandainya semua pasangan pejabat mikir begitu, pasti Jabar bersih dari korupsi. Penguatan nilai-nilai antikorupsi berbasis keluarga ini diharapkan banget bisa membangun ekosistem birokrasi yang akuntabel dan meminimalkan peluang pejabat "main mata" dengan wewenang. Habis sudah, kalau keluarga saja sudah jadi "zona merah" korupsi, mau bagaimana lagi nasib rakyat yang menaruh harapan?

---
**Sumber:** [ANTARA News](https://www.antaranews.com/berita/5666681/pemprov-jabar-libatkan-kpk-perkuat-integritas-keluarga-pejabat)
