---
id: 8V9UeLuAdt_D
cluster_id: jizx3TuC5RQt
title: Wamendagri Ingatkan Kepala Daerah Bangun Koperasi Desa, Jangan Samakan Dengan
  Minimarket!
slug: wamendagri-ingatkan-kepala-daerah-bangun-koperasi-desa-jangan-samakan-dengan-minimarket
excerpt: Mendagri Bima Arya geram melihat salah persepsi soal Koperasi Desa/Kelurahan
  Merah Putih (KDKMP). Ia menegaskan KDKMP bukan minimarket yang akan menggusur pedagang
  kecil, melainkan pusat pelayanan ekonomi desa, detikNews. Program ini didorong untuk
  perkuat ekonomi lokal dan buka lapangan kerja.
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- Bima Arya
- Kepala Daerah
- Ekonomi Desa
- Koperasi
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8605958/wamendagri-minta-kepala-daerah-bangun-ekosistem-kdkmp-dengan-stakeholder
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/08/05/wamendagri-minta-kepala-daerah-bangun-ekosistem-kdkmp-dengan-stakeholder-1785932048004_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Wamendagri: KDKMP Bukan Minimarket, Kepala Daerah Wajib Benahi'
meta_description: Bima Arya tegas KDKMP bukan minimarket, tapi pusat pelayanan ekonomi
  desa. Kepala daerah diminta bangun ekosistem kolaboratif untuk perkuat ekonomi lokal
  dan lapak kerja.
canonical_url: https://berita.media/wamendagri-ingatkan-kepala-daerah-bangun-koperasi-desa-jangan-samakan-dengan-minimarket
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-06T05:02:31Z'
published_at: '2026-08-06T05:02:31Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Wakil Menteri Dalam Negeri kita, Bima Arya Sugiarto, tampaknya mulai gerah melihat kelakuan sebagian kepala daerah yang salah kaprah soal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Beliau dengan tegas meminta para pemimpin daerah untuk benar-benar membangun ekosistem KDKMP secara kolaboratif bareng semua pihak yang ada, jangan sampai program bagus ini malah jadi bahan gosip miring, detikNews. Sinergi ini penting banget biar ekonomi desa makin kuat, rantai pasokan makin pendek, lapangan kerja terbuka lebar, dan ujung-ujungnya kesejahteraan rakyat juga meningkat, alhasil lumayan kan?

“Kami meminta para kepala daerah merangkul semua kepala desa,” ujar Bima Arya dengan nada tegas, seakan mengingatkan anak buahnya, "Saya berterima kasih ini Pak Mendes (Yandri Susanto) inisiasinya luar biasa bersama asosiasi, bermitra, berkolaborasi, bersinergi sehingga mulai dari perencanaan ini kita sudah duduk bersama-sama," tambahnya dalam keterangan tertulisnya Rabu kemarin, detikNews. Pernyataan ini dilontarkan saat beliau hadir di Seminar Nasional KDKMP di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Maluku Utara. Memang perlu digarisbawahi nih, biar tidak ada dusta di antara kita!

Nah, parahnya nih, banyak yang mengira KDKMP itu mau jadi minimarket atau toko ritel yang bakal menggantikan usaha masyarakat yang sudah ada. Aduh, gimana sih? Bima Arya sampai harus meluruskan berulang kali, "Yang paling utama, target yang paling mendasar dari forum ini adalah menyamakan frekuensi bahwa Kopdes bukan minimarket. Bahwa Kopdes bukan toko ritel, bahwa Kopdes juga bukan berarti kemudian menutup secara paksa minimarket yang ada," jelasnya lugas, detikNews. Menurut beliau, KDKMP itu sejatinya pusat pelayanan buat warga desa dan kelurahan. Isinya macam-macam, mulai dari simpan pinjam, penyediaan sembako, apotek, sampai jadi agen resmi penyalur bantuan pemerintah. Jadi bukan buat saingan sama warung sebelah ya!

Yang bikin gemuruh adalah tujuan program ini dibuat. Konon, KDKMP ini dirancang untuk memperpendek mata rantai distribusi. Alhasil, harga di tingkat konsumen jadi lebih terjangkau, sementara para petani, nelayan, dan peternak juga bisa dapat nilai jual hasil produksi yang lebih baik. Celakanya, kebutuhan masyarakat akan lapangan kerja yang makin mendesak juga jadi alasan kuat percepatan pembentukan KDKMP ini, makanya para kepala daerah harus gerak cepat tapi tepat sasaran, detikNews.

Terakhir nih, sebagai penutup rapat, Bima mengingatkan para kepala daerah agar memastikan semua tahapan pembentukan KDKMP ini berjalan sesuai aturan. Mulai dari sinkronisasi sama dokumen perencanaan daerah, pantau terus proses verifikasi dan validasi, sampai yang paling krusial: penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola koperasi. "Mari kita kuatkan tiga hal yang sangat penting yang menjadi kunci keberhasilan Kopdes. Satu adalah perencanaan yang jelas atau business plan," pesannya, "Yang kedua transparansi dan akuntabilitas, jangan sampai ada persoalan di kemudian hari ... dan yang terakhir kita betul-betul fokus untuk meningkatkan kualitas SDM-nya," tandasnya, detikNews. Habis sudah, semoga semua paham dan tidak ada lagi yang nyinyir tanpa dasar!

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8605958/wamendagri-minta-kepala-daerah-bangun-ekosistem-kdkmp-dengan-stakeholder)
