---
id: 80eVFbADc52m
cluster_id: NxvPwBibS7cq
title: Wangsit 'Gila' Jenderal Soedirman Hidupkan Lagi KDKMP!
slug: wangsit-gila-jenderal-soedirman-hidupkan-lagi-kdkmp
excerpt: Geger bro, menteri bilang KDKMP itu 'wangsit' dari orang tua Presiden! Padahal
  ini ilham besar dari sejarah perjuangan bangsa, bukan mistis. Begini ceritanya dari
  kamar bersejarah Jenderal Soedirman!
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- Jenderal Soedirman
- Prabowo Subianto
- Ekonomi Rakyat
source_urls:
- https://news.detik.com/kolom/d-8582242/wangsit-jenderal-soedirman-menguatkan-kdkmp
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/07/20/anggota-komisi-xiii-dpr-ri-rieke-diah-pitaloka-1784539373894_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'KDKMP Bangkit: Wangsit Jenderal Soedirman Jadi Kebijakan Riil!'
meta_description: Heboh KDKMP disebut 'wangsit'! Tapi ternyata ini warisan sejarah
  perjuangan bangsa, dari Jenderal Soedirman hingga Prof. Soemitro. Simak kebenarannya!
canonical_url: https://berita.media/wangsit-gila-jenderal-soedirman-hidupkan-lagi-kdkmp
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-21T05:03:09Z'
published_at: '2026-07-21T05:03:09Z'
---

Gila bro, dengerin nih! Katanya ada menteri yang ngomong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) itu cuma 'wangsit' yang dikasih Presiden Prabowo Subianto sama bapak ibunya. Halah, urusan 'wangsit' lah, apalah, yang penting kan implementasinya, jangan sampai kayak pepesan kosong! 

Saya waktu itu lagi merapat ke kamar legendaris Jenderal Soedirman di Grand Hotel De Djokja, detikNews bilang begitu. Dari situ, saya menyimak bener polemik soal istilah 'wangsit' yang dipakai Menteri Koperasi itu. Menurut saya nih ya, 'wangsit' itu nggak usah dipelesetin jadi mistis. Dalam bangun bangsa, wangsit itu ya ilham yang lahir dari perjuangan keras, tradisi berpikir kearifan lokal, dan pengalaman membangun negara tercinta ini. Yang paling penting bukan labelnya, tapi gimana inspirasi itu diwujudkan jadi kebijakan publik yang Pancasilais, sesuai UUD 1945, hukum negara, tata kelola yang bersih, dan adab HAM. 

Parahnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ini adalah amanat Pasal 33 UUD 1945 yang katanya sih jadi perwujudan demokrasi ekonomi. Jadi, KDKMP ini mesti diposisikan sebagai alat pemberdayaan ekonomi rakyat paling ampuh buat nguatan petani, nelayan, UMKM, sekaligus pertahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional. Jangan sampai niat baik ini malah jadi blunder, ujung-ujungnya rakyat kecil lagi yang nggak kebagian. 

Nah ini dia, pelaksanaannya KDKMP udah diatur lewat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Nomor 17 Tahun 2025. Ini langkah maju buat koordinasi lintas kementerian dan pemda biar cepet. Tapi, kalau KDKMP ini mau bener-bener jadi ekosistem nasional yang nyatuin semua lini: modal, logistik, data, distribusi, sampai pelayanan rakyat, wah ya perlu aturan yang lebih kuat lagi, kayak Peraturan Presiden. Biar ada kepastian hukum, tata kelola yang jelas, dan yang paling penting, keberlanjutan programnya.

Arah penguatan KDKMP ini sebenarnya punya jejak sejarah panjang yang luar biasa. Ingat nggak, Panitia Siasat Ekonomi Hatta-Margono tahun 1947 udah meletakkan dasar pembiayaan ekonomi rakyat. Terus, strategi logistik rakyat Jenderal Soedirman tahun 1948 itu tegas banget kalau desa itu basis ketahanan nasional. Gilanya lagi, tahun 1952 Prof. Soemitro Djojohadikusumo udah punya gagasan keren bikin Dewan Perancang Negara, biar perencanaan pembangunan itu ilmiah, data-driven, dan profesional. Semua itu nyambung! 

Gagasan cemerlang ini berkembang terus, mulai dari Depernas yang dibentuk UU Nomor 80 Tahun 1958, cikal bakalnya Bappenas. Sampai akhirnya diperkaya lagi sama Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) tahun 1960, yang menempatkan koperasi, pembangunan desa, dan ekonomi kerakyatan jadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional. Jadi, jelas banget KDKMP itu bukan tiba-tiba nongol dari langit, tapi mata rantai panjang pemikiran ekonomi Indonesia. DetikNews.

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/kolom/d-8582242/wangsit-jenderal-soedirman-menguatkan-kdkmp)
