---
id: BULhmXDKXK1n
cluster_id: uz3EmVhlOK0f
title: Wapres Gibran Gelar Pertemuan Tertutup dengan Demonstran, Apa Isinya?
slug: wapres-gibran-gelar-pertemuan-tertutup-dengan-demonstran-apa-isinya
excerpt: Di tengah gelombang unjuk rasa, Wakil Presiden Gibran Rakabuming tiba-tiba
  saja mengundang perwakilan mahasiswa. Pertemuan yang berlangsung tertutup selama
  satu jam ini memicu pertanyaan, apakah ini dialog otentik atau sekadar gimik politik
  belaka? Kompas.id mencatat respons Wapres Gibran yang terkesan positif, namun ada
  tenggat waktu 5 hari untuk tuntutan mahasiswa.
category: politik
tags:
- Gibran Rakabuming
- Demonstrasi Mahasiswa
- Politik
- Istana Wapres
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/pertemuan-wapres-gibran-dan-demonstran-dialog-otentik-atau-gimik-politik
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/q1KDd58iXT3-DiZ75yBWnFhi2Ns=/1024x768/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/06/16/5c245631ce00f8c3455ff287a972facc-IMG_20260616_WA0126.jpg
meta_title: 'Wapres Gibran Bertemu Demonstran: Dialog Tulus atau Gimik Politik?'
meta_description: Gibran Rakabuming gelar pertemuan tertutup dengan mahasiswa demonstran.
  Apa saja tuntutan mahasiswa dan bagaimana respons Wapres? Cek di sini!
canonical_url: https://berita.media/wapres-gibran-gelar-pertemuan-tertutup-dengan-demonstran-apa-isinya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-17T05:00:46Z'
published_at: '2026-06-17T05:00:46Z'
---

Gilanya, di tengah riuh rendah unjuk rasa mahasiswa yang menuntut berbagai hal, Wakil Presiden Gibran Rakabuming justru bikin kejutan! Tiba-tiba saja, beliau mengundang sejumlah perwakilan demonstran untuk ngobrol empat mata di Istana Wapres, Jakarta. Sekilas, gestur ini memang tampak manis, seolah negara akhirnya mau mendengar suara kritis yang selama ini dilontarkan kaum muda. Namun, benarkah ini dialog tulus atau cuma akal-akalan politik yang bikin gemas? Kompas.id melaporkan, Senin (15/6/2026).

Pasukan berjaket merah dan biru itu, yang sebelumnya sudah menggelar aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, berbondong-bondong masuk ke gedung Istana Wapres setelah diperiksa ketat oleh petugas keamanan. Pertemuan tertutup ini berlangsung sekitar satu jam, menghadirkan perwakilan dari Universitas Bung Karno dan Universitas MH Thamrin. Begitu keluar dari ruangan, langit sudah gelap gulita, dan Wapres Gibran menyambut mereka dengan senyum, mengenakan kemeja batik tanpa atribut jabatannya. Kompas.id mencatat, momen ini terkesan hangat, penuh tawa, bahkan sampai saling membungkukkan badan saat bersalaman.

Nah ini dia, interaksi di teras Istana Wapres itu digambarkan sangat akrab. Mahasiswa dan Wapres Gibran terlihat santai, bahkan sempat tukar senyum bak teman lama. Tak lupa, momen itu diabadikan lewat foto bersama, dan yang bikin geleng-geleng, mereka sampai salat Maghrib berjamaah di masjid istana! "Tentu, hasil pertemuan sama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuahkan hasil," ujar Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Muhammad Abdi Maludin, kepada wartawan usai pertemuan. Ia menambahkan bahwa aspirasi dan keluh kesah mahasiswa, baik skala daerah maupun nasional, telah disampaikan secara konstitusional langsung ke Wapres. Kompas.id juga melihat gestur Wapres Gibran yang sibuk mencatat di buku kecilnya.

Parahnya, sederet tuntutan mahasiswa ini bikin geleng-geleng kepala. Ada permintaan untuk pembekuan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), mewujudkan pendidikan tinggi yang terjangkau, menguji ulang UU Kepolisian, hingga meminta stabilisasi rupiah! "Mas Wapres terbuka dan menerima hasil kajian kami. Dia akan mengaudit dan memberitahukan kepada pimpinannya, lebih khusus Presiden Prabowo Subianto. Dia akan sounding lagi," kata Abdi, seolah memberi harapan palsu. Yang bikin greget, mahasiswa tidak hanya menuntut, tapi juga memberi tenggat waktu: semua permintaan harus dipenuhi dalam 5x24 jam ke depan! Kompas.id melaporkan, tenggat ini jelas menjadi catatan penting yang harus segera direspons pemerintah.

Ujung-ujungnya, pertemuan yang digambarkan hangat ini justru menyisakan pertanyaan besar. Apakah ini benar-benar pintu dialog terbuka antara pemerintah dan mahasiswa, atau sekadar strategi politik untuk meredam gelombang protes yang semakin membesar? Waktu dan tindakan nyata dari pihak Istana Wapres yang akan menjawab. Namun, bagi sebagian kalangan, momen ini hanyalah selingan dramatis yang belum tentu menghasilkan solusi nyata bagi permasalahan bangsa yang kompleks. Kompas.id menjadi saksi bisu dari pertemuan penuh tanda tanya ini.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/pertemuan-wapres-gibran-dan-demonstran-dialog-otentik-atau-gimik-politik)
