---
id: Wi-Us1rpA01N
cluster_id: Q4bCfkPEB0Dg
title: Won Korea Perkasa, Rupiah Loyo Dihantam Dolar AS!
slug: won-korea-perkasa-rupiah-loyo-dihantam-dolar-as
excerpt: Gila bro, mata uang Asia bergerak kayak naik turun rollercoaster! Won Korea
  Selatan jadi yang paling ngegas lawan Dolar AS, melesat 0,67%, sementara Rupiah
  kita? Cuma bisa stagnan di Rp17.685 per dolar. Ini semua gara-gara Dolar AS lagi
  galak setelah inflasi dan pidato The Fed bikin deg-degan, CNBC Indonesia.
category: rupiah
tags:
- rupiah
- dolar as
- won korea
- mata uang asia
- cnbc indonesia
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/research/20260829092950-128-763262/rupiah-stagnan-won-korea-paling-perkasa-lawan-dolar-pekan-ini
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/08/petugas-menjunjukkan-uang-pecahan-dolar-amerika-serikat-as-dan-rupiah-di-dolar-asia-money-changer-jakarta-rabu-872026-1783496342241_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Won Korea Ungguli Rupiah Lawan Dolar AS Minggu Ini
meta_description: Rupiah stagnan, Won Korea memimpin penguatan mata uang Asia lawan
  Dolar AS pekan ini. Analisis pergerakan mata uang Asia dan faktor The Fed.
canonical_url: https://berita.media/won-korea-perkasa-rupiah-loyo-dihantam-dolar-as
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-30T05:02:04Z'
published_at: '2026-08-30T05:02:04Z'
---

Hebat betul mata uang Asia pekan ini, bergeraknya macam orang kesurupan! Di tengah gempuran Dolar Amerika Serikat yang terus bikin pusing, ada empat mata uang Asia yang berhasil nyalip. Tapi jangan salah, ada lima lainnya yang malah makin terpuruk, dan yang paling bikin gregetan, Rupiah kita? Cuma bisa diam ditempat, alias stagnan di angka Rp17.685 per dolar AS! Nah ini dia, Won Korea Selatan lah yang jadi bintang paling terang, berhasil memimpin penguatan dengan angka fantastis 0,67% menuju KRW 1.376,49 per US$ menurut data Refinitiv per Jumat kemarin, CNBC Indonesia.

Dolar Taiwan tak mau kalah, nyusul dengan penguatan 0,62% ke posisi TWD 31.629/US$. Begitu juga Ringgit Malaysia yang perkasa dengan 0,32% mengarah ke MYR 4.022/US$, disusul Dong Vietnam yang sedikit beranjak positif 0,17% ke VND 26.070/US$. Tapi ya itu tadi, nasib Rupiah kita lebih miris, cuma bisa berdiam diri sementara yang lain berlomba-lomba lari kencang, CNBC Indonesia.

Celakanya, yang paling parah babak belur pekan ini adalah Baht Thailand. Mata uang ini tertekan dalam-dalam dengan pelemahan mencapai 1,38% ke posisi THB 33,12/US$. Yuan China pun ikut-ikutan lesu, melemah tipis 0,07% ke CNY 6.726/US$. Dolar Singapura menyusul dengan penurunan 0,41% ke SGD 1.2745/US$, dan Yen Jepang melorot 0,7% ke JPY 160,04/US$. Belum cukup sampai di situ, Peso Filipina pun ikut ambles dengan angka yang cukup mencolok, 0,94% ke PHP 62.227/US$, CNBC Indonesia.

Semua pergerakan liar ini jelas masih dipengaruhi oleh tingkah laku Dolar AS. Indeks Dolar AS (DXY) sendiri terpantau menguat 0,91% ke posisi 99.702. Greenback makin perkasa setelah data inflasi dan ekonomi AS dirilis. Ternyata, data Personal Consumption Expenditures Price Index (PCE) AS untuk Juli menunjukkan inflasi naik 3,7% secara tahunan, tidak berubah dari Juni tapi sedikit di atas perkiraan ekonom yang hanya sebesar 3,6%, CNBC Indonesia.

Parahnya lagi, pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, di simposium Jackson Hole bikin pelaku pasar makin was-was. Warsh ngomong kalau The Fed masih punya "banyak pekerjaan yang harus dilakukan" demi mengembalikan inflasi inti ke target 2%. Nah, ini sinyal kuat kalau suku bunga bakal dinaikkan lagi biar inflasi terkendali. Akibatnya, pelaku pasar langsung memprediksi peluang kenaikan suku bunga AS di bulan September jadi 58%, naik drastis dari sebelumnya 36%! Habis sudah harapan kita kalau nilai Rupiah bakal membaik dalam waktu dekat, CNBC Indonesia.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/research/20260829092950-128-763262/rupiah-stagnan-won-korea-paling-perkasa-lawan-dolar-pekan-ini)
